Latest Posts

Kenali Wisata Pulau Aogashima Di Jepang

Kenali Wisata Pulau Aogashima Di Jepang

Wisatainternasional.web.id – Dengan cara yang sama, Indonesia, Jepang adalah sebuah negara kepulauan. Ada banyak pulau yang bisa digunakan sebagai tujuan wisata di negara Jepang, salah satunya adalah pulau Aogashima. Jaraknya 358 kilometer selatan Tokyo dan dihuni oleh sekitar 160 warga.

Karena penasaran, seperti apa keunikan pulau Aogashima? Dan bagaimana menuju ke sana?

Pulau terpencil ini adalah bagian dari kepulauan Izu
Pulau Aogashima merupakan pulau vulkanik yang jaraknya 358 kilometer dari selatan Tokyo dan merupakan bagian dari kepulauan Izu. Meski terpencil, pulau ini memiliki topografi yang menarik. Pulau ini dikelilingi oleh tebing dan membuat bentuknya mirip dengan mangkuk besar, jelas laman Go Tokyo.

Rupanya, topografinya yang unik memiliki asal-usul tersendiri. Di tahun 1785, terjadi letusan dahsyat dan membentuk kaldera di pulau ini. Akibatnya, pulau ini tidak dihuni selama 50 tahun sejak letusan itu terjadi. Sebanyak 130-140 orang dari 327 orang penduduk tewas akibat erupsi ini.

Dapat dicapai melalui Hachijojima
Penasaran, bagaimana cara menuju kemari? Satu-satunya jalan ialah melalui Hachijojima, pulau yang lebih besar dan jaraknya 70 kilometer di sebelah utara Aogashima. Hachijojima mempunyai bandara, sehingga kamu bisa menuju Aogashima lewat jalur udara. Ada pelabuhan juga di sana.

Kamu bisa naik helikopter dengan waktu penerbangan 2 jam, tetapi harus reservasi terlebih dahulu. Sementara, jika kamu memutuskan naik kapal, maka waktu tempuh akan menjadi lebih lama, yakni 14 jam. Jika terjadi cuaca buruk dan gelombang besar, maka transportasi menuju Aogashima berhenti sementara.

Ada beberapa fasilitas menarik di pulau ini
Berada di Aogashima berarti menjalani kehidupan yang tenang dan lambat. Di pulau ini, hanya ada satu toko, satu kantor pos dan dua bar. Di bar ini, kamu bisa mencicipi hidangan lokal serta Aochu, minuman mirip vodka yang terbuat dari ubi yang memiliki kadar alkohol 30 persen. Jika ingin berinteraksi dengan warga setempat, pergilah ke bar, saran laman Go Tokyo.

Untuk akomodasi, di pulau ini ada beberapa penginapan bed and breakfast (B&B) yang kecil dan sederhana. Selain itu, kamu bisa bersantai di sauna. Kamu juga bisa mendaki di Maruyama dan melihat pemandangan bunga, pepohonan dan satwa liar, jika beruntung, tutur laman Japan Guide.

Baca Juga : Tempat Wisata Menarik Kuala Lumpur

Kamu bisa menikmati keindahan langit di malam hari
Aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di malam hari adalah stargazing alias melihat konstelasi bintang. Stargazing bisa dilakukan di bagian mana pun di pulau Aogashima, tetapi tempat terbaik berada di pantai utara di pulau ini, saran laman Japan Guide.

Di sana sangat sunyi dan gelap, tidak ada rumah atau bahkan lampu jalan, sehingga langit akan lebih cerah karena tidak ada polusi cahaya. Tempatnya pun tenang dan jauh dari polusi suara. Kamu juga bisa melakukan stargazing di Oyamatenbo Park.

Berapa biaya yang harus dikeluarkan jika ingin berlibur di sini?
Di pulau Aogashima ada sekitar enam penginapan yang bisa kamu tinggali. Rata-rata biaya per malam adalah JP¥7.500 hingga JP¥9.000 atau sekitar Rp1.094.269 sampai Rp1.313.123. Selain itu, ada bumi perkemahan yang telah disediakan dan kamu bisa membawa tenda sendiri. Ini cocok bagi kamu yang berjiwa petualang.

Sementara, kamu harus menyiapkan budget US$240 (Rp3.793.920) untuk menaiki helikopter. Jika kamu ingin naik kapal, siapkan dana US$100 atau sekitar Rp1.580.800. Biaya ini belum termasuk pesawat dari Bandara Haneda, Tokyo ke Bandara Hachijojima, ya!

Nah, itulah fakta-fakta menarik seputar pulau Aogashima yang ada di Jepang. Tertarik untuk berkunjung suatu saat nanti?

Tempat Wisata Menarik Kuala Lumpur

Tempat Wisata Menarik Kuala Lumpur

Wisatainternasional.web.id – Jika Anda sedang berlibur, Anda benar-benar harus mengunjungi ibukota Malaysia, Kuala Lumpur. Sangat banyak tujuan yang luar biasa, Anda perlu referensi berikut IDN kali Cinta beberapa tempat rekomendasi wisata di Kuala Lumpur, Malaysia, seperti di bawah ini.

Petronas Towers
Jadi ikon terkenal, kamu harus menyempatkan singgah ke menara kembar Petronas. Letaknya berada di Kuala Lumpur City Centre, di persimpangan Jalan Ampang dan Jalan Raja Chulan.

Arsitekturnya megah, menara ini memiliki tinggi 452 meter. Gedung ini terdiri dari perkantoran perusahaan multinasional, seperti Accenture, Al-Jazeera, Barclays Capital, Bloomberg, Boeing, IBM, McKinsey & Co., Microsoft, Reuters, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di sekitar menara, terdapat mall dan taman dengan fasilitas menarik, seperti jogging track, air mancur, dan kolam kecil untuk anak-anak. Gak cuma itu, ada pula Petronas Art Gallery, Petrosains Science Centre, dan Kuala Lumpur Convention Centre.

Batu Caves
Destinasi wisata yang paling sering dikunjungi di Kuala Lumpur adalah Batu Caves. Jaraknya sekitar 11 kilometer ke utara Kuala Lumpur. Di dalamnya ada patung yang berumur 100 tahun dan gua-gua yang bisa kamu jelajahi.

Ada pula Art Gallery Cave dan Museum Cave yang memiliki banyak koleksi patung dan lukisan. Guanya sendiri sudah berumur kurang lebih 400 juta tahun.

Kalau ke sini, kamu bisa naik Bus Intrakota nomor 11D dari Central Market atau Bus Cityliner nomor 69 di Jalan Pudu. Kalau bingung, kamu bisa naik taksi. Gak perlu khawatir, bukanya setiap hari pukul 06.00-21.00.

KL Tower
Tingginya 421 meter, KL Tower merupakan bangunan tertinggi nomor lima di dunia. Lokasinya berada di Bukit Nanas Forest Reserve, bangunan ini berdiri di tengah-tengah hutan Jelutong. Tempat ini buka pada pukul 09.00–22.00 di hari kerja, dan pukul 09.30-22.00 saat weekend.

Kamu bisa menikmati makan di Atmosphere 360 untuk merasakan pengalaman berbeda. Gak cuma itu, ada juga teater, amphiteater, kolam renang, restoran cepat saji, dan toko suvenir. Kapan lagi kamu beraktivitas dengan pemandangan Kuala Lumpur yang mengagumkan, ya kan?

Sultan Abdul Samad Building
Dibangun sejak tahun 1897, arsitektur bangunan ini memiliki daya tarik tersendiri. Sebagai tempat bersejarah, Pemerintah Kuala Lumpur menjaga eksistensinya. Sekarang digunakan sebagai kantor Kementerian Informasi, Komunikasi, dan Budaya.

Letaknya berada di Jalan Tun Perak, dekat dengan Dataran Merdeka di Jalan Sultan Hishamuddin. Kamu bisa naik LRT dan turun di stasiun Masjid Jamek. Kamu bisa lanjut jalan 10 menit dari stasiun, nantinya ada banyak tanda yang akan mengantarmu ke tempat ini. Rasanya seperti sedang di Timur Tengah ya?

Sunway Lagoon
Kalau ingin merasakan kesegaran dengan bermain air, kamu bisa mampir ke Sunway Lagoon. Bukanya setiap hari pada pukul 10.00-18.00. Lokasinya berada di Petaling Jaya, 15 kilometer dari pusat kota Kuala Lumpur.

Kamu bisa menikmati berbagai bentuk perosotan dan permainan air, seperti surf beach, kolam ombak, 360° revolving pirate ship, dan sebagainya. Gak cuma wahana airnya saja, ada pula Scream Park, Amusement Park, Extreme Park, dan Wildlife Park yang wajib kamu jelajahi.

Perdana Botanical Garden
Perdana Botanical Gardens merupakan sebuah taman bunga dengan koleksi bunga terbesar di Kuala Lumpur. Letaknya di Jalan Kebun Bunga, Tasik Perdana, Kuala Lumpur.

Oh iya, taman ini satu cakupan dengan Tun Abdul Razak Heritage Park. Ada koleksi hewan, air terjun buatan, dan danau yang menjadi daya tarik tersendiri. Perdana Botanical Gardens selalu ramai dikunjungi saat weekend.

Berbagai macam kebun bunga yang bisa kamu jelajahi antara lain kebun anggrek dan bunga sepatu yang menyegarkan mata. Ada pula Laman Perdana yang berada di tengah-tengah taman, di mana ada danau, kafe, dan gazebo untuk bersantai sambil melihat kebun. Bukanya setiap hari selama pukul 07.00-20.00.

Aquaria KLCC
Kalau ingin berwisata edukatif, Aquaria KLCC bisa jadi pilihan tepat. Sesuai namanya, tempatnya berada di KLCC alias Kuala Lumpur Convention Centre.

Jadi akuarium terbesar di Asia Tenggara, Aquaria memiliki 150 spesies dengan total 5.000 spesies di dalamnya. Di antaranya seperti ikan hiu tutul, ular laut, ikan pari, koral, kuda laut, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kamu bisa menikmati berbagai wahana di Aquaria, salah satunya ada lorong akuarium sepanjang 90 meter dengan elevator di tengahnya. Lalu, ada juga kolam spesial endemik hutan Amazon, seperti ikan araipaima raksasa. Yang wajib kamu coba juga adalah wahana diving bersama ikan hiu, berani?

Baca Juga : Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

Jalan Alor, Bukit Bintang
Pecinta kuliner wajib banget datang ke Jalan Alor, karena banyak penjual street food dan hidangan laut yang enak. Letaknya dekat banget dengan Bukit Bintang, jalan ini merupakan tempat makan favorit di area Golden Triangle. Kamu bisa naik monorel ke sini, turun di Bukit Bintang, lalu tinggal jalan satu menit ke arah utara.

Makanannya sedap dan murah, kamu bisa menikmati berbagai hidangan, seperti sate-satean, mie, dan hidangan manis. Salah satu restoran yang terkenal antara lain Wong Ah Wangyang menyajikan omelet tiram, restoran Terminal Sate Zul menyediakan berbagai jenis bakar-bakaran, dan restoran Meng Kee yang memiliki hidangan andalan ikan bakar.

Chinatown
Banyak negara memiliki Chinatown atau Pecinan, salah satunya Malaysia. Lokasinya tepat di jantung Kuala Lumpur, tepatnya di Jalan Petaling yang juga dikenal sebagai ‘Chee Cheong Kai’. Area pecinan ini tak pernah sepi, bahkan lebih ramai dari KLCC atau Bukit Bintang.

Pecinan di sini dipenuhi tempat belanja dan pusat budaya. Ada banyak penjual Chinese food dan kerajinan khas pecinan. Ada pula kelenteng Sri Mahamariamman yang didirikan pada 1873. Kalau dihitung, umurnya lebih dari 100 tahun lho!

Central Market
Surganya si shopaholic, Central Market adalah salah satu destinasi Kuala Lumpur yang terkenal. Berdiri sejak 1928, pasar ini memiliki suasana yang menyenangkan. Tempatnya mirip dengan Covent Garden di London atau Fisherman’s Wharf di San Fransisco.

Banyak pedagang yang menjual suvenir, Central Market disebut juga Pasar Seni. Ada busana tradisional, kerajinan tangan, dan lain-lain. Gak cuma itu, ada pula restoran dan food court yang menyajikan hidangan Asia.

Gampang banget, lokasinya berada di Kota Raya Shopping Centre yang dilewati jalur transportasi umum. Bukanya setiap hari pukul 10.00- 22.00.

Dan demikianlah beberapa destinasi atau wisata di Kuala Lumpur yang tentunya sangat menarik dan hits untuk kunjungi. Sudah siap menjelajahi Negara Malaysia?

Bagaimana apakah sekarang anda sudah tertarik untuk berwisata di Kuala Lumpur. Wisata Kuala Lumpur tidak membutuhkan biaya yang mahal dikarenakan biaya dinegara ini serupa dengan Indonesia. Diperkirakan untuk perorang anda hanya perlu menyediakan biaya sebesar 7-8 juta sudah termaksut biaya penginapan dan tiket pesawat. Bagaimana murah bukan untuk liburan di negara malaysia ini.

Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

Saya menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Vietnam ketika memasuki perbatasan timur laut negara ini. Saat itu, saya sedang menaiki bus menuju ke Hanoi dari Nanning, Cina. Pemandangan sekitar yang menjadi lebih asri dan tropis sepanjang perjalanan menuju ke arah selatan membuat saya tidak sabar untuk segera berwisata di Vietnam.

Saya teringat bagaimana langit masih tampak gelap di pagi buta ketika saya tiba di perbatasan Vietnam. Walaupun saya pernah diperingatkan tentang petugas imigrasi yang galak di sini, proses imigrasi untungnya berjalan lancar! Selain harus mengantri panjang dan membawa turun semua koper dari bus, tidak ada hal lain yang bisa menghalangi kegembiraan saya untuk menjelajahi Vietnam yang sudah sampai di depan mata.

Sejak saat itu, Vietnam selalu menjadi destinasi wisata yang spesial bagi saya. Banyak lokasi indah yang wajib dikujungi dan pengalaman menarik yang harus dilakukan di sini. Berikut ini adalah 5 destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan dan rekomendasi aktivitas yang bisa kamu lakukan di sana!

1. Hoi An
Hoi An adalah destinasi wisata yang sedang naik daun di wilayah pesisir Vietnam Tengah. Perpaduan unik hasil peninggalan masa kejayaan kota ini sebagai pelabuhan perdagangan di abad ke-15 hingga ke-19 menjadi daya tarik yang mengundang kunjungan wisatawan mancanegara. Di kota tua Hoi An, kamu bisa melihat jejak peninggalan kota pelabuhan yang masih terawat baik. Kamu juga tidak boleh melewatkan kesempatan untuk menikmati jalanan Hoi An yang dihiasi lampion indah dan warna-warni pada malam hari.

Datang ke sini jika… Kamu suka menjelajahi kota tua yang santai dengan keragaman budayanya.Jangan datang jika… Kamu membutuhkan suasana modern dan laju kehidupan yang cepat.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Mengunjungi Kota Tua Hoi An yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Telusuri jalanan tua, toko-toko kecil serta rumah tua di sini.Sempatkan juga untuk mengunjungi Japanese Bridge yang bersejarah dan ikonik!Memesan pakaian, sepatu atau tas di salah satu toko penjahit di kota. Hoi An memiliki budaya penjahit yang khas denan lebih dari dua ratus penjahit yang masih beroperasi di sini.Bersepeda ke Pulau Cam Nam yang tenang. Kamu bisa menghindari hiruk pikuk kota Hoi An dengan berkeliling di pulau yang tenang ini.

2. Ho Chi Minh City
Ho Chi Minh City (Saigon) adalah salah satu destinasi wisata di Vietnam yang paling sering dikunjungi. Kamu bisa melihat bagaimana gedung-gedung pencakar langit yang modern saling berdampingan dengan arsitektur tua peninggalan zaman kolonial Perancis. Kota ini menawarkan beragam pilihan aktivitas bagi semua jenis wisatawan, mulai dari toko trendi dan museum bersejarah hingga makanan lezat dan kafe untuk nongkrong sore. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Terowongan Cu Chi dan Delta Sungai Mekong, kamu bisa menjadikan Ho Chi Minh City sebagai kota persinggahanmu.

Datang ke sini jika… Kamu menyukai kota yang ramai dan memiliki perpaduan khas antara arsitektur klasik dan modern.Jangan datang jika… Kamu membenci jalanan ramai yang dipenuhi sepeda motor.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Museum Sisa Perang (War Remnants Museum) adalah salah satu museum yang paling sering dikunjungi di Vietnam. Kamu bisa mempelajari sejarah kelam Perang Vietnam di sini.Berbelanja dan mencoba hidangan lokal yang lezat di Pasar Ben Thanh. Pasar ini sangat populer di kalangan turis sehingga kamu harus siap menghadapi keramaian di sini ya!Kantor Pos Pusat adalah salah satu gedung indah yang bergaya khas Perancis di pusat kota. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi interiur gedung yang tidak kalah menakjubkan dengan tampilan luarnya ini!

3. Sapa
Kota Sapa yang terletak di daerah pegunungan Vietnam Utara ini memiliki pemandangan yang tenteram dan dikelilingi oleh desa-desa yang didiami oleh berbagai etnis minoritas. Meskipun kota ini lebih jarang dikunjungi jika dibandingkan dengan Ho Chi Minh City dan Hanoi yang terkenal, Sapa merupakan destinasi wisata di Vietnam yang paling cocok bagi kamu yang ingin melakukan pendakian. Kamu bisa menikmati pemandangan gunung yang indah, sawah berteras yang memukau dan cuaca yang sejuk di sini!

Datang ke sini jika… Kamu menyukai pemandangan alam dan ingin memperoleh pengalaman selain travelling di kota.Jangan datang jika… Kamu menginginkan sinar matahari, pasir dan laut di lokasi ini.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Mendaki ke puncak Gunung Fansipan yang merupakan gunung tertinggi di daerah Indocina dan menikmati pemandangan menakjubkan dari sana. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menaiki kereta gantung untuk menikmati pemandangan ini.Menyusuri hutan dan singgah di Air Terjun Cinta (Love Waterfall). Jangan lupa untuk membawa pakaian renangmu ya kalau kamu ingin bermain air di sini! Mengunjungi penduduk setempat – suku Hmong dan suku Dao di Ta Phin, sebuah desa kecil di luar kota Sapa. Kamu bisa mengamati kehidupan sehari-hari penduduk desa ketika mereka sedang memanen di ladang, memasak dan juga menenun pakaian tradisional mereka. Bahkan, kamu juga bisa ikut melakukan aktivitas tersebut dengan mereka loh!

4. Hue
Hue adalah pusat pemerintahan kerajaan terakhir di Vietnam yakni Dinasti Nguyen dan juga merupakan ibukota Vietnam dari tahun 1802 sampai 1945. Kota bersejarah yang dilintasi Sungai Perfume di Vietnam Utara ini memiliki banyak tempat-tempat menarik seperti benteng kerajaan Imperial Citadel yang harus kamu kunjungi. Meskipun tidak sepopuler kota lain, Hue merupakan destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan!

Datang ke sini jika… Kamu suka menjelajahi situs peninggalan bersejarah dan ingin mempelajari sejarah Vietnam secara mendalam. Jangan datang jika… Kamu menganggap sejarah dan alam itu membosankan. Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Baca Juga : Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Mengunjungi Kota Kerajaan (Imperial City) di Hue yang besar dan indah. Kamu bisa menjelajahi benteng kota ini dan mengamati gedung-gedung peninggalan bersejarah di sini.Di kota ini, terdapat tujuh Makam Kerajaan (Imperial Tombs) yang bisa kamu kunjungi. Dua makam yang paling populer di sini adalah Makam Raja Minh Mang and Khai Dinh.Jangan lewatkan kunjungan ke Pagoda Thien Mu. Kamu bisa memanjat tangga hingga ke puncak pagoda ini dan menikmati pemandangan Sungai Perfume yang tenang.

5. Hanoi
Destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan adalah ibukota Vietnam yang menawan – Hanoi. Arsitektur bergaya Perancis dengan balkon-balkon cantik yang menghadap ke jalan menghiasi berbagai sudut kota ini. Kamu bisa menemukan daerah ramai yang sibuk dan juga daerah sepi yang ditumbuhi pepohonan di kota ini. Satu aktivitas yang wajib kamu lakukan adalah menikmati makanan lezat dengan harga terjangkau di Hanoi. Kota ini menawarkan beragam aktivitas mulai dari shopping, makan, minum hingga objek wisata menarik yang bisa kamu datangi.

Datang ke sini jika… Kamu ingin menjelajahi kota yang ramai dan mengunjungi bangunan-bangunan indah.Jangan datang jika… Kamu tidak suka berjalan-jalan di kota dan mencoba makanan lokal.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Menjelajahi Kota Tua yang dipenuhi kafe, restoran dan beragam jenis toko. Kamu juga bisa menikmati semangkuk pho dan secangkir kopi khas Vietnam sambil mengamati kesibukan kota Hanoi di sini.Berjalan santai menyusuri Danau Hoan Kiem (Danau Pedang). Danau bersejarah yang indah ini sering dikunjungi oleh penduduk setempat dan wisatawan terutama di akhir pekan.Mengikuti misa di Katedral St. Joseph dan mendengarkan nyanyian paduan suara yang merdu di gereja yang indah ini.

Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

wisatainternasional.web.id Akhir tahun kemarin Thailand dilanda musim dingin yang sebabkan banyak turis kedinginan,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Punya rencana liburan ke Thailand akhir tahun ini? Jika iya, ada baiknya kamu membawa jaket atau sweater untuk bekal liburan kamu itu karena menurut ramalan cuaca, Negeri Gajah Putih akan “diserang” cuaca dingin sepanjang akhir tahun.Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika-nya Thailand, dalam pernyataan resmi mereka pekan ini, memperkirakan sebagian besar Thailand, termasuk Bangkok dan kota lainnya, akan mengalami penurunan temperatur udara antara 15 hingga 17 derajat Celcius pada Desember 2019 dan Januari 2020.Turunnya suhu udara ini juga akan dibarengi oleh turunnya hujan dan cuaca yang dingin, terutama di bagian utara dan timur laut Thailand. Temperatur udara di wilayah Chiang Rai, Sakhon Kakhon dan Nakhon Phanom bahkan diprediksi bisa mencapai 7 hingga 9 derajat Celcius, sementara di Chiang Mai temperatur udaranya antara 12 hingga 14 derajat Celcius.

Cuaca dingin tersebut berasal datang dari Tiongkok dan diperkirakan akan mulai menyapu wilayah Thailand dan sekitarnya mulai bulan ini hingga Februari tahun depan. Namun, cuaca dingin yang menerpa Bangkok bukanlah hal yang baru.Pada 2016, gelombang udara dingin sempat menerpa Thailand dan membuat temperatur udara di Bangkok, yang normalnya berada di kisaran 30 derajat Celcius, jatuh hingga 16 derajat Celcius.Gelombang udara dingin ini juga sempat salju turun di Pulau Jeju, Korea Selatan dan menyebabkan sejumlah penerbangan harus dibatalkan. Di Jepang, lima orang dikabarkan meninggal dunia dan lebih dari 100 orang cedera karena gelombang udara dingin ini.

Jika kamu masih tertarik untuk liburan ke Thailand untuk mendapatkan sensasi wisata musim dingin, penting sekali mempersiapkan segala hal agar liburan kamu berjalan sempurna. Berbekal jaket atau sweater dan juga syal bisa menjadi langkah awal untuk diambil. Selain itu, persiapkan kondisi fisik kamu menghadapi perubahan temperatur udara dan cuaca yang berbeda 180 derajat jika dibandingkan dengan di Indonesia.

1. Daerah-daerah populer di Thailand
Hari ke-1 dan 2: Bangkok
Terbang ke Bandara Internasional Don Mueang atau Bandara Bangkok International Suvarnabhumi. Selama dua hari pertama, jelajahi ibu kota yang terkenal akan kemegahannya ini. Kunjungi Khao San Road, Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, dan banyak kuil kecil lainnya yang tersebar di seluruh kota. Jika ingin menikmati perjalanan dengan cara yang lebih santai, pertimbangkan juga merasakan pijatan khas di salah satu dari banyak tempat pijat yang ada dalam itinerary wisata Thailand kamu ini. Sebelum menikmati kehidupan malam Bangkok yang terkenal, naiklah ke puncak Golden Mount dan saksikan matahari terbenam di atas kota.

Hari ke-3: Kanchanaburi
Di hari ketiga ini, kamu dapat menikmati perjalanan sehari ke provinsi barat Kanchanaburi. Lihat jembatan yang terkenal di Kwai River — tempat syuting film dengan judul yang sama dengan nama itu — serta War Cemetery dan Jeath War Museum. Untuk pengalaman yang lebih menyenangkan, kamu dapat mengunjungi Erawan National Park untuk melihat air terjun atau mampir di perkampungan gajah terdekat. Di penghujung hari dalam itinerary wisata Thailand ini, kembalilah ke Kota Bangkok.

Hari ke-4: Ayutthaya
Pada hari ke-4, nikmatilah perjalanan ke Provinsi Ayutthaya, yang merupakan rumah bagi ibukota kuno Siam. Di sini kamu dapat menghabiskan waktu sepanjang hari dengan mengagumi reruntuhan kuil dan belajar tentang sejarah agama Buddha di Thailand, atau kamu juga dapat menghabiskan setengah hari pertama dengan menjelajahi reruntuhan dan setengah lainnya untuk berkeliling di Bang Pa-In Palace, rumah musim panas Raja yang terkenal. Mongkut (dari musikal terkenal The King and I) dan King Chulalongkorn. Di malam hari, ambilah perjalanan dengan kereta api dari Ayutthaya untuk menuju ke Thailand bagian utara yaitu Chiang Mai.

Hari ke-5: Chiang Mai
Sebuah kota yang jauh lebih kecil dari Bangkok, Chiang Mai masih menawarkan banyak kegiatan untuk semua jenis wisatawan. Tawar-menawar di pasar malam, kunjungi kuil-kuil Buddha, atau melakukan perjalanan sehari ke tempat-tempat perlindungan gajah dan harimau. Kamu juga dapat mencapai puncak Doi Inthanon yang merupakan gunung tertinggi di Thailand. Pertimbangkan juga untuk pergi ke safari malam di kebun binatang setempat sebelum menghabiskan malam di Chiang Mai.

Hari ke-6: Chiang Rai
Bangunlah lebih awal untuk menikmati perjalanan sehari ke Chiang Rai dan Golden Triangle. Chiang Rai adalah salah satu kota paling utara di Thailand, sedangkan Golden Triangle adalah tempat di mana Thailand, Laos, dan Myanmar bertemu yang hanya dipisahkan oleh Mekong River. Saat berada di Golden Triangle, jelajahi sungai dengan perahu dan lewati tanah rawa yang dulunya merupakan pusat perdagangan opium Asia Tenggara. Jika kamu masih memiliki waktu, singgahlah ke desa setempat untuk mengunjungi hilltribe saat perjalanan kembali ke Chiang Mai. Jangan lupa untuk nikmati dan habiskan malam terakhirmu di Chiang Mai, ya!

Hari ke-7: Chiang Mai
Sebelum pulang belilah oleh-oleh khas Chiang Mai dan selamat menikmati perjalanan kembali ke tanah air!

Baca Juga : Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

2. Bangkok dan sekitarnya
Hari ke-1 dan 2: Bangkok
Dalam itinerary wisata Thailand lainnya, mulailah perjalananmu di ibukota Bangkok. Pilih akomodasi di kawasan backpacker yang ramai, Khao San Road, dan habiskan dua hari pertama dengan menjelajahi Grand Palace dan kuil-kuil berukir yang terkenal di Bangkok. Selain itu, kamu juga dapat mengikuti perjalanan dengan perahu di sepanjang Chao Phraya River atau mengikuti kelas memasak Thailand jika kamu ingin menikmati hari dengan cara yang lebih santai.

Hari ke-3 dan 4: Kanchanaburi
Pada hari ketiga dalam itinerary wisata Thailand ini, lakukan perjalananmu ke barat menuju Kanchanaburi. Selama dua hari, di sini kamu dapat menikmati alam yang sangat mempesona dan sejarah yang memilukan dari provinsi besar ini. Habiskan hari pertama untuk mempelajari sejarah Perang Dunia II di Thailand dengan mengunjungi jembatan yang terkenal di Kwai River, War Cemetery, dan Jeath War Museum. Tak hanya itu, kamu juga dapat menumpang di “Death Railway,” jalur kereta api yang digunakan oleh tentara kekaisaran Jepang dan dibangun hampir seluruhnya oleh kerja paksa. Pada hari kedua, kunjungi Erawan National Park untuk melihat air terjun. Kamu juga dapat mengunjungi Erawan Museum dan taman-tamannya yang menakjubkan, atau mengunjungi perkemahan gajah setempat. Dan di hari terakhir, ambilah perjalanan ke arah timur yaitu ke Ayutthaya.

Hari ke 5: Ayutthaya
Ayutthaya, dulu pernah menjadi ibukota dan sekarang lebih dikenal dengan kuil-kuil Budha kuno. Situs-situs paling terkenal di sini adalah kepala Budha yang yang masih tersambung dengan akar pohon dan Budha tidur yang besar. Tak hanya itu, kamu juga dapat mengunjungi Summer Palace, Bang Pa-In, dan mengagumi perpaduan arsitektur Thailand, Eropa, dan Cina. Di malam hari, ambilah perjalanan ke Kota Bangkok untuk beristirahat.

Hari ke-6 dan 7: Pattaya
Keesokan paginya, kamu dapat mengambil penerbangan dari Bangkok ke Pattaya. Selama dua hari di sini, kunjungi Big Buddha Wat Phra Yai atau mengagumi indahnya Sanctuary of Truth, sebuah monumen kayu yang didedikasikan untuk filsafat dan seni daripada materialisme. Kamu juga dapat mengunjungi Nong Nooch Tropical Botanical Gardens, Buddha Mountain, dam Pattaya Floating Market. Di malam hari, nikmati pertunjukan kabaret atau pergi ke klub. Sedangkan di hari terakhir, ambilah penerbangan untuk pulang.

Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Perjelanan Cas Cis Cus Ke Taiwan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

Taiwan – tanah kota modern yang ramai, pemandangan yang menakjubkan, dan lezatnya makanan lokal yang menggiurkan (seperti: omelet tiram dan bubble tea). Jika kamu hanya memiliki waktu satu minggu saja, lihat dan contek itinerary satu minggu yang praktis ini untuk liburanmu di Taiwan yang tak terlupakan!

1. Terbaik dari Taiwan
Rute khusus ini membawamu melewati beberapa kota dan pemandangan paling terkenal di Taiwan, memberikanmu gambaran tentang Taiwan. Dengan demikian, itinerary ini paling cocok untuk kamu yang pertama kalinya berlibur ke Taiwan dan ingin melihat sekilas (hampir) semua yang ditawarkan Taiwan.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taipei
Tiba di Taipei melalui Taiwan Taoyuan International Airport dan habiskan dua hari pertama perjalananmu untuk menjelajahi kota yang semarak dan modern ini. Tempat-tempat populer termasuk Taipei 101, National Palace Museum, Tamsui Old Street, dan Shilin Night Market.

Hari ke-3: Taichung
Jika kamu hanya memiliki satu hari untuk dihabiskan di Taichung, pastikan kamu tidak melewatkan 921 Earthquake Museum of Taiwan dan Rainbow Village yang sangat berharga di Instagram. Penggemar pasar malam akan senang mengunjungi Feng Chia Night Market, yang dikenal sebagai salah satu pasar malam terbaik di Taiwan.

Hari ke-4: Tainan
Pergilah ke Tainan, yang juga merupakan kota tertua di Taiwan. Beberapa hal yang harus kamu lihat termasuk Confucius Temple, Chimei Museum, dan the historical Anping District yang bersejarah. Pastikan untuk melakukan perjalanan ke Hua Yuan (Flower) Night Market, pasar malam paling populer di Tainan, juga!

Hari ke-5: Kenting National Park
Dianggap sebagai salah satu atraksi paling terkenal di Taiwan, Kenting National Park menarik pengunjung dengan pantai-pantai berpasirnya, terumbu karang, dan keanekaragaman hayati yang kaya. Bagi kamu yang suka berselancar juga dapat memilih untuk merasakan ombak di sini!

Hari ke-6: Sun Moon Lake
Sun Moon Lake adalah pilihan tepat bagi pengunjung pertama karena mereka akan menyaksikan keindahan yang menakjubkan dari danau dan pegunungan Taiwan. Dengan itinerary ini, terdapat berbagai atraksi untuk dikunjungi di sekitar daerah Taiwan, termasuk Sun Moon Lake Ropeway, Ita Thao Village, dan Formosan Aboriginal Culture Village.

Hari ke-7: Taipei
Di hari terakhir, kembalilah ke Taipei dan belanja di Ximending dan Wu Fen Pu sebelum kembali ke rumah!

2. Kota Taipei & Sekitarnya
Taipei dan sekitarnya dipenuhi dengan beragam atraksi, mulai dari gedung pencakar langit yang menjulang hingga jalan-jalan tua yang kuno. Jadwal perjalanan ini adalah untuk mereka yang ingin menghabiskan sedikit lebih banyak waktu menjelajahi ibukota Taiwan yang indah dengan itinerary ini.

Hari ke-1 hingga ke-3: Kota Taipei
Selama tiga hari pertama, habiskan waktumu untuk menjelajahi kota Taipei yang semarak. Beberapa atraksi terbaik yang tidak boleh dilewatkan adalah Taipei 101, Sun Yat Sen Memorial Hall, Chiang Kai-shek Memorial Hall, dan National Palace Museum.

Buat para pemberani, kamu bisa mendaki Elephant Mountain, yang juga merupakan tempat yang sangat baik untuk melihat matahari terbenam dan pemandangan malam. Pecinta makanan pasti harus mengunjungi pasar malam populer seperti Shilin Night Market dan Raohe Street Night Market untuk mencicipi beberapa makanan jalanan terbaik di Taiwan.

Hari ke-4: Jiufen
Pada hari keempat, lakukan perjalanan ke kota Jiufen yang menawan yang berjarak sekitar satu setengah jam dari kota Taipei. Nikmati pesona pedesaan jalan-jalan batu dan lorong-lorong berliku dari toko-toko kuno. Kamu juga dapat memilih untuk menginap di salah satu wisma yang nyaman di Jiufen atau kembali ke kota Taipei untuk bermalam.

Hari ke-5: Keelung
Kunjungi Keelung, kota pelabuhan cantik yang berjarak sekitar satu jam dari kota Taipei. Bagi mereka yang bermalam di Jiufen, perjalanan ke Keelung akan memakan waktu kurang dari satu jam. Pada siang hari, kamu dapat menjelajahi daerah kota Keelung, berjalan-jalan santai di sekitar pelabuhan Keelung atau mendaki jalur gunung di Zhongzheng Park. Di malam hari, manjakan dirimu di Miaokou Night Market. Untuk melihat burung hantu malam hari, silakan mampir ke Kanziding Fish Market yang buka hanya sekitar tengah malam!

Hari ke-6: Yangmingshan National Park
Berangkat ke Yangmingshan National Park yang indah di pagi hari. Nantikan banyak jalur hiking yang menarik, flora dan fauna yang menarik, serta mata air panas yang menggelegak. Ada juga banyak restoran yang indah di sekitar area ini, sehingga kamu dapat menghabiskan sepanjang hari di sini tanpa kelaparan!

Hari 7: Kota Taipei
Pada hari terakhir, kembali ke kota Taipei dan berbelanja di Ximending, Wu Fen Pu, dan East Metro Mall sebelum kembali ke rumah.

3. Taiwan Utara
Bagi mereka yang ingin mempelajari lebih dalam ke sisi utara Taiwan, maka itinerary ini cocok untukmu.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taipei
Pada hari pertama, terbanglah ke Taiwan Taoyuan International Airport dan habiskan dua hari menjelajahi kota yang semarak. Pastikan untuk memeriksa beberapa tempat wisata paling terkenal seperti Taipei 101, National Palace Museum, dan Elephant Mountain, serta mencoba makanan jalanan Taiwan yang lezat di Shilin Night Market!

Hari ke-3 hingga ke-4: Yilan
Selanjutnya, menuju ke negara Yilan, yang terdiri dari kota Yilan sendiri dan berbagai kota yang menawan seperti Kotapraja Jiaoxi. Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan di area ini, termasuk berpose untuk foto-foto yang menggemaskan di Jimmy Park, menjelajahi Wufengchi Waterfall dan berpesta sepuas hati di Luodong Night Market.

Jangan ragu untuk melakukan perjalanan sehari ke Kotapraja Jiaoxi karena sumber air panasnya yang terkenal. Jika tidak, kamu juga dapat bermalam di salah satu hotel yang menyediakan pemandian air panas di kamar!

Hari ke-5 hingga ke-6: Hsinchu
Kemudian, habiskan dua hari lagi di daerah Hsinchu. Jangan lewatkan pemandangan populer seperti The Eastern Gate, Eighteen Peaks Garden, Municipal Glass Museum, dan Hsinchu Zoo, yang juga merupakan kebun binatang tertua di Taiwan. The Cheng Huang (City God) Temple dan the neighbouring Cheng Huang (City God) Temple Night Market juga patut dikunjungi!

Hari ke-7: Taipei
Pada hari terakhir, kembali ke kota Taipei dan berbelanja di Ximending, Wu Fen Pu, dan East Metro Mall sebelum kembali ke rumah.

4. Taiwan Selatan
Taiwan Selatan paling terkenal dengan budaya rakyatnya yang tradisional dan pantai yang lembut dan berpasir. Wisatawan yang ingin menjelajahi lebih jauh dapat mempertimbangkan itinerary liburan di Taiwan Selatan ini.

Hari ke-1 hingga ke-2: Kaohsiung
Tiba di Kaohsiung melalui Kaohsiung International Airport. Di sini, kamu dapat menghabiskan dua hari menjelajahi Fo Guang Shan Buddha Museum, Pier-2 Art District, Kaohsiung Museum of Fine Arts, Dome of Light, dan Cijin Tianhou Temple. Jangan ragu untuk berjalan-jalan romantis di sepanjang Love River yang damai! Pastikan juga untuk memeriksa itinerary Kaohsiung kami yang penuh sesak sebelum kamu benar-benar pergi di kota cantik Taiwan ini.

Para pecinta kuliner, jangan lupa mampir ke Toko Kue Wu Pao Chun yang terkenal, yang dimiliki oleh pembuat roti Taiwan yang berbakat, Wu Pao Chun, yang memenangkan hadiah utama di Bakery World Cup 2010 di Paris.

Hari ke-3 hingga ke-4: Tainan
Tainan, kota tertua di Taiwan, penuh dengan pesona tradisional. Habiskan dua hari dengan santai mengunjungi Grand Matsu Temple, Confucius Temple, Chimei Museum, dan Hayashi Department Store. Mereka yang ingin melihat warisan Tainan secara lebih mendalam harus menjelajahi Anping District yang bersejarah dan Shennong Street. Lakukan perjalanan ke Hua Yuan (Flower) Night Market, pasar malam paling populer di Tainan, juga!

Hari ke-5: Pingtung
Hari berikutnya, berhenti di Kota Pingtung untuk melihat-lihat pemandangan seperti Ahou City Gate, Paiwan Sculpture Museum, dan Ruiguang Night Market. Jika kamu memiliki sedikit waktu, lihatlah juga Dapeng Bay National Scenic Area.

Hari ke-6: Kenting National Park
Lanjutkan menuju selatan dan kamu akan menemukan diri di Kenting National Park yang terkenal. Menawarkan pantai-pantai indah dan tanaman hijau subur, ini adalah tempat yang tepat bagi kamu untuk menikmati angin hangat dan sinar matahari dari Taiwan selatan.

Hari ke-7: Kaohsiung
Kembalilah ke Kaohsiung dan lakukan belanja menit terakhir di Xin Jue Jiang Shopping District sebelum pulang!

5. Taiwan Timur
Sisi timur Taiwan diberkati dengan tebing laut yang indah, pegunungan dan mata air panas. Mereka yang mencari pengalaman yang menyenangkan namun santai harus mempertimbangkan untuk pergi ke Taiwan Timur dengan itinerary berikut.

Hari ke-1 hingga ke-2: Hualien
Tiba di Hualien melalui Hualien Airport. Namun, karena Hualien Airport sebagian besar merupakan bandara domestik dengan penerbangan internasional terbatas, para wisatawan mungkin harus terbang ke Taiwan Taoyuan Airport dan menuju Hualien dengan kereta api atau penerbangan domestik. Beberapa tempat wisata termasuk Hualien Cultural Creation Park, Chisingtan Scenic Area, dan Hualien Pacific Park. Penggemar pasar malam harus berhenti di Dong Da Men Night Market, pasar malam terbesar di Hualien.

Mereka yang memiliki sedikit waktu luang dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi Qingshui Cliff, Rui Sui Ranch, atau Lintienshan Forestry Culture Park.

Hari ke-3: Taroko National Park
Keesokan harinya, pergilah ke Taroko National Park di dekatnya, salah satu pemandangan paling indah di Taiwan. Inti dari taman nasional ini jelas merupakan ngarai Taroko Gorge yang indah, yang merupakan ngarai sepanjang 19 km yang spektakuler. Dari tebing pantai yang terjal dan hutan subtropis hingga air terjun yang mengalir deras dan pemukiman penduduk asli, taman nasional ini memiliki sesuatu untuk semua orang.

Hari ke-4 hingga ke-5: Taitung
Taitung memiliki keberadaan asli yang kuat dan di sinilah kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai budaya asli di Taiwan. National Museum of Prehistory, misalnya, layak dikunjungi bagi mereka yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang pembentukan geologi Taiwan serta orang-orang Taiwan prasejarah. Anda juga dapat mengunjungi berbagai desa suku yang terletak di kota terdekat.

Tempat wisata lain yang direkomendasikan termasuk Taitung Railway Art Village, Tiehua Music Village, Taitung Forest Park, dan Seashore Park. Wisatawan juga dapat mengunjungi Tianhou Temple, kuil terbesar di Taitung.

Hari ke-6: Green Island
Dengan populasi sekitar 3.000 orang, Green Island adalah pulau vulkanik kecil di Taiwan. Di sini, para pelancong dapat mengunjungi beberapa mercusuar yang indah, menyelam scuba atau snorkeling melalui perairan yang tenang dan berjalan kaki melintasi jalur kuno. Mereka yang percaya diri dengan kemampuan berkuda mereka juga bisa menyewa skuter untuk tur keliling pulau yang menawan. Wisatawan dapat memilih untuk bermalam di pulau untuk menghabiskan lebih banyak waktu menikmati mata air panas alami.

Hari ke-7: Hualien
Pada hari terakhir, kembalilah ke Hualien dan lakukan belanja menit terakhir di Gong Zheng Street. Terbang pulang dari Hualien Airport atau kembali ke Taipei untuk terbang pulang. Wisatawan yang terbang dari Taipei juga dapat memilih untuk memperpanjang perjalanan mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Taipei!

6. Taiwan Tengah
Taiwan Tengah adalah tentang gunung-gunung yang menjulang tinggi, danau-danau indah dan pertanian yang indah. Ini adalah itinerary di Taiwan Tengah sebagai wilayah yang tepat untuk dikunjungi jika kamu ingin keluar dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taichung
Pada hari pertama, terbanglah ke Taichung International Airport. Habiskan dua hari dengan santai menjelajahi kota yang ramai ini. Tempat wisata terbaik termasuk 921 Earthquake Museum of Taiwan, National Museum of Natural Science, National Taiwan Museum of Fine Arts, Taichung Park, dan Rainbow Village yang sangat berharga di Instagram. Pastikan untuk tidak melewatkan Feng Chia Night Market, salah satu pasar malam terbaik di Taiwan.

Penggemar masakan Prancis pasti harus melakukan perjalanan ke Le Moût. Masakan Prancis di Taiwan? Kedengarannya aneh, tetapi diakui sebagai restoran terbaik di Taiwan pada tahun 2016!

Hari ke-3: Cingjing Farm
Hari berikutnya, pergilah ke Cingjing Farm yang indah untuk mencari udara segar, padang rumput hijau, dan lereng bukit yang bergelombang. Bagian terbaik dari semuanya? Kamu akan melakukan kontak dekat dengan hewan ternak yang menggemaskan seperti sapi dan domba!

Hari ke-4: Hehuanshan
Alih-alih Alishan yang populer, wisatawan dapat menuju ke Hehuanshan sebagai gantinya. Populer di kalangan penduduk setempat, Hehuanshan jauh lebih damai dan menakjubkan. Di sini, kamu akan mendaki di antara lautan awan dan menikmati pemandangan cakrawala yang tak berujung. Ingatlah untuk bermalam di sini dan bangun pagi-pagi keesokan harinya untuk menyaksikan matahari terbit yang indah.

Hari ke-5: Sun Moon Lake
Tiga jam berkendara dari Hehuanshan, terbentang Sun Moon Lake yang besar dan menakjubkan. Menawarkan air jernih berkilauan dan pegunungan yang indah di latar belakang, danau ini wajib dikunjungi bagi semua pecinta alam. Ada berbagai atraksi untuk dikunjungi di sekitar daerah itu, termasuk Kereta Sun Moon Lake Ropeway, Ita Thao Village, dan Formosan Aboriginal Culture Village.

Hari ke-6: Lugang
Pada hari ke enam, mampirlah ke kota pelabuhan Lugang yang indah yang terletak di Changhua County. Sebagai salah satu kota tertua di Taiwan, kota bersejarah ini penuh dengan pesona pedesaan dan warisan. Jelajahi Lugang Old Street, singgah di Taiwan Glass Gallery dan berkunjung ke Lugang Cheng Huang (City God) Temple. Mereka yang ingin melihat artefak indah dari Dinasti Ming dan Qing juga dapat mengunjungi Lugang Folk Arts Museum.

Hari ke-7: Taichung
Kembali ke Taichung untuk terbang pulang. Mereka yang ingin berbelanja beberapa menit terakhir juga dapat mengunjungi Yichung Shopping Street atau Shin Kong Mitsukoshi Department Store, department store paling populer di Taiwan dengan berbagai outlet di seluruh kota.

Baca Juga : Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang

7. Penghu Islands
Penghu Islands adalah kepulauan yang terdiri dari banyak pulau. Tujuan luar biasa ini terkenal karena pantainya yang indah, kuil-kuil yang indah, dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Hari ke-1: Kota Magong
Ambil penerbangan domestik ke Magong Airport, atau naik feri dari Kaohsiung atau Chiayi. Habiskan hari bersantai menjelajahi Zhongyang Old Street yang bersejarah, tembok Magong Old dan Penghu Mazu Temple, yang sering dianggap sebagai Kuil Mazu tertua di Taiwan. Kemudian, habiskan malam makan dan berbelanja di sepanjang Zhong Zheng Road.

Hari ke-2: Kota Xiyu
Habiskan sekitar 40 menit perjalanan dari Kota Magong ke Kota Xiyu terdekat. Tidak banyak turis mengunjungi desa nelayan kecil dan damai ini, jadi kamu akan dijamin memiliki pengalaman asli Taiwan di sini. Ada mercusuar, kuil, dan beberapa benteng, tetapi hal terbaik untuk dilakukan di sini adalah berinteraksi dengan penduduk setempat yang ramah!

Hari ke-3: Kota Huxi & Kota Baisha
Wisatawan harus menghabiskan pagi yang menyenangkan di Aimen Beach untuk kegiatan olahraga air dan pantai. Mereka yang mencari pengalaman yang lebih tenang juga dapat menuju ke Lintou Park, yang merupakan tempat yang sangat baik untuk piknik.Pada sore hari, pergilah ke utara menuju Kota Baisha yang memiliki pantai cangkang karang yang indah dan Tongliang Banyan Tree yang megah, yang dikenal luas sebagai pohon tertua dan terbesar di Penghu.

Hari ke-4: Jibei Island
Naik perahu dari Kota Baisha ke Jibei Island. Ini adalah pulau yang sangat indah untuk aktivitas air seperti banana boat dan snorkeling. Wisatawan juga dapat mempertimbangkan untuk menyewa skuter untuk tur keliling pulau.

Hari ke-5: Qimei Islandi
Kemudian, menuju ke selatan ke Qimei Island. Atraksi-atraksi populer termasuk bendung batu hati ganda yang terkenal (perangkap ikan tradisional yang dibuat dalam bentuk dua hati), Qimei Lighthouse dan the Da Shi Scenic Area. Yueli Bay juga merupakan tempat yang baik untuk snorkeling di sekitar karang yang indah.

Hari ke-6: Wangan Island
Pada hari keenam, pergi lebih jauh ke selatan dan tiba di Wangan Island, yang dikenal sebagai tempat bersarang bagi penyu hijau yang terancam punah. Di sini, kamu dapat mengunjungi Green Turtle Tourism dan Conservation Centre untuk mempelajari lebih lanjut tentang ekologi kelautan Penghu dan melihat beberapa kura-kura. Tempat wisata lainnya termasuk Yuanyang Caves, Tiantai Mountain, dan the Zhongshe Historic Village.

Hari 7: Kota Magong
Pada hari terakhir, kembalilah ke Kota Magong untuk terbang keluar dari Penghu Island.

1 2 3 4 22