Latest Posts

Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jangan Lewatkan Wisata Ini Di Vietnam

Saya menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Vietnam ketika memasuki perbatasan timur laut negara ini. Saat itu, saya sedang menaiki bus menuju ke Hanoi dari Nanning, Cina. Pemandangan sekitar yang menjadi lebih asri dan tropis sepanjang perjalanan menuju ke arah selatan membuat saya tidak sabar untuk segera berwisata di Vietnam.

Saya teringat bagaimana langit masih tampak gelap di pagi buta ketika saya tiba di perbatasan Vietnam. Walaupun saya pernah diperingatkan tentang petugas imigrasi yang galak di sini, proses imigrasi untungnya berjalan lancar! Selain harus mengantri panjang dan membawa turun semua koper dari bus, tidak ada hal lain yang bisa menghalangi kegembiraan saya untuk menjelajahi Vietnam yang sudah sampai di depan mata.

Sejak saat itu, Vietnam selalu menjadi destinasi wisata yang spesial bagi saya. Banyak lokasi indah yang wajib dikujungi dan pengalaman menarik yang harus dilakukan di sini. Berikut ini adalah 5 destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan dan rekomendasi aktivitas yang bisa kamu lakukan di sana!

1. Hoi An
Hoi An adalah destinasi wisata yang sedang naik daun di wilayah pesisir Vietnam Tengah. Perpaduan unik hasil peninggalan masa kejayaan kota ini sebagai pelabuhan perdagangan di abad ke-15 hingga ke-19 menjadi daya tarik yang mengundang kunjungan wisatawan mancanegara. Di kota tua Hoi An, kamu bisa melihat jejak peninggalan kota pelabuhan yang masih terawat baik. Kamu juga tidak boleh melewatkan kesempatan untuk menikmati jalanan Hoi An yang dihiasi lampion indah dan warna-warni pada malam hari.

Datang ke sini jika… Kamu suka menjelajahi kota tua yang santai dengan keragaman budayanya.Jangan datang jika… Kamu membutuhkan suasana modern dan laju kehidupan yang cepat.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Mengunjungi Kota Tua Hoi An yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Telusuri jalanan tua, toko-toko kecil serta rumah tua di sini.Sempatkan juga untuk mengunjungi Japanese Bridge yang bersejarah dan ikonik!Memesan pakaian, sepatu atau tas di salah satu toko penjahit di kota. Hoi An memiliki budaya penjahit yang khas denan lebih dari dua ratus penjahit yang masih beroperasi di sini.Bersepeda ke Pulau Cam Nam yang tenang. Kamu bisa menghindari hiruk pikuk kota Hoi An dengan berkeliling di pulau yang tenang ini.

2. Ho Chi Minh City
Ho Chi Minh City (Saigon) adalah salah satu destinasi wisata di Vietnam yang paling sering dikunjungi. Kamu bisa melihat bagaimana gedung-gedung pencakar langit yang modern saling berdampingan dengan arsitektur tua peninggalan zaman kolonial Perancis. Kota ini menawarkan beragam pilihan aktivitas bagi semua jenis wisatawan, mulai dari toko trendi dan museum bersejarah hingga makanan lezat dan kafe untuk nongkrong sore. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Terowongan Cu Chi dan Delta Sungai Mekong, kamu bisa menjadikan Ho Chi Minh City sebagai kota persinggahanmu.

Datang ke sini jika… Kamu menyukai kota yang ramai dan memiliki perpaduan khas antara arsitektur klasik dan modern.Jangan datang jika… Kamu membenci jalanan ramai yang dipenuhi sepeda motor.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Museum Sisa Perang (War Remnants Museum) adalah salah satu museum yang paling sering dikunjungi di Vietnam. Kamu bisa mempelajari sejarah kelam Perang Vietnam di sini.Berbelanja dan mencoba hidangan lokal yang lezat di Pasar Ben Thanh. Pasar ini sangat populer di kalangan turis sehingga kamu harus siap menghadapi keramaian di sini ya!Kantor Pos Pusat adalah salah satu gedung indah yang bergaya khas Perancis di pusat kota. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi interiur gedung yang tidak kalah menakjubkan dengan tampilan luarnya ini!

3. Sapa
Kota Sapa yang terletak di daerah pegunungan Vietnam Utara ini memiliki pemandangan yang tenteram dan dikelilingi oleh desa-desa yang didiami oleh berbagai etnis minoritas. Meskipun kota ini lebih jarang dikunjungi jika dibandingkan dengan Ho Chi Minh City dan Hanoi yang terkenal, Sapa merupakan destinasi wisata di Vietnam yang paling cocok bagi kamu yang ingin melakukan pendakian. Kamu bisa menikmati pemandangan gunung yang indah, sawah berteras yang memukau dan cuaca yang sejuk di sini!

Datang ke sini jika… Kamu menyukai pemandangan alam dan ingin memperoleh pengalaman selain travelling di kota.Jangan datang jika… Kamu menginginkan sinar matahari, pasir dan laut di lokasi ini.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Mendaki ke puncak Gunung Fansipan yang merupakan gunung tertinggi di daerah Indocina dan menikmati pemandangan menakjubkan dari sana. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menaiki kereta gantung untuk menikmati pemandangan ini.Menyusuri hutan dan singgah di Air Terjun Cinta (Love Waterfall). Jangan lupa untuk membawa pakaian renangmu ya kalau kamu ingin bermain air di sini! Mengunjungi penduduk setempat – suku Hmong dan suku Dao di Ta Phin, sebuah desa kecil di luar kota Sapa. Kamu bisa mengamati kehidupan sehari-hari penduduk desa ketika mereka sedang memanen di ladang, memasak dan juga menenun pakaian tradisional mereka. Bahkan, kamu juga bisa ikut melakukan aktivitas tersebut dengan mereka loh!

4. Hue
Hue adalah pusat pemerintahan kerajaan terakhir di Vietnam yakni Dinasti Nguyen dan juga merupakan ibukota Vietnam dari tahun 1802 sampai 1945. Kota bersejarah yang dilintasi Sungai Perfume di Vietnam Utara ini memiliki banyak tempat-tempat menarik seperti benteng kerajaan Imperial Citadel yang harus kamu kunjungi. Meskipun tidak sepopuler kota lain, Hue merupakan destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan!

Datang ke sini jika… Kamu suka menjelajahi situs peninggalan bersejarah dan ingin mempelajari sejarah Vietnam secara mendalam. Jangan datang jika… Kamu menganggap sejarah dan alam itu membosankan. Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Baca Juga : Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Mengunjungi Kota Kerajaan (Imperial City) di Hue yang besar dan indah. Kamu bisa menjelajahi benteng kota ini dan mengamati gedung-gedung peninggalan bersejarah di sini.Di kota ini, terdapat tujuh Makam Kerajaan (Imperial Tombs) yang bisa kamu kunjungi. Dua makam yang paling populer di sini adalah Makam Raja Minh Mang and Khai Dinh.Jangan lewatkan kunjungan ke Pagoda Thien Mu. Kamu bisa memanjat tangga hingga ke puncak pagoda ini dan menikmati pemandangan Sungai Perfume yang tenang.

5. Hanoi
Destinasi wisata di Vietnam yang tidak boleh kamu lewatkan adalah ibukota Vietnam yang menawan – Hanoi. Arsitektur bergaya Perancis dengan balkon-balkon cantik yang menghadap ke jalan menghiasi berbagai sudut kota ini. Kamu bisa menemukan daerah ramai yang sibuk dan juga daerah sepi yang ditumbuhi pepohonan di kota ini. Satu aktivitas yang wajib kamu lakukan adalah menikmati makanan lezat dengan harga terjangkau di Hanoi. Kota ini menawarkan beragam aktivitas mulai dari shopping, makan, minum hingga objek wisata menarik yang bisa kamu datangi.

Datang ke sini jika… Kamu ingin menjelajahi kota yang ramai dan mengunjungi bangunan-bangunan indah.Jangan datang jika… Kamu tidak suka berjalan-jalan di kota dan mencoba makanan lokal.Pengalaman yang tidak boleh dilewatkan…

Menjelajahi Kota Tua yang dipenuhi kafe, restoran dan beragam jenis toko. Kamu juga bisa menikmati semangkuk pho dan secangkir kopi khas Vietnam sambil mengamati kesibukan kota Hanoi di sini.Berjalan santai menyusuri Danau Hoan Kiem (Danau Pedang). Danau bersejarah yang indah ini sering dikunjungi oleh penduduk setempat dan wisatawan terutama di akhir pekan.Mengikuti misa di Katedral St. Joseph dan mendengarkan nyanyian paduan suara yang merdu di gereja yang indah ini.

Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

wisatainternasional.web.id Akhir tahun kemarin Thailand dilanda musim dingin yang sebabkan banyak turis kedinginan,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Thailand Gajah Dingin Akhir Tahun

Punya rencana liburan ke Thailand akhir tahun ini? Jika iya, ada baiknya kamu membawa jaket atau sweater untuk bekal liburan kamu itu karena menurut ramalan cuaca, Negeri Gajah Putih akan “diserang” cuaca dingin sepanjang akhir tahun.Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika-nya Thailand, dalam pernyataan resmi mereka pekan ini, memperkirakan sebagian besar Thailand, termasuk Bangkok dan kota lainnya, akan mengalami penurunan temperatur udara antara 15 hingga 17 derajat Celcius pada Desember 2019 dan Januari 2020.Turunnya suhu udara ini juga akan dibarengi oleh turunnya hujan dan cuaca yang dingin, terutama di bagian utara dan timur laut Thailand. Temperatur udara di wilayah Chiang Rai, Sakhon Kakhon dan Nakhon Phanom bahkan diprediksi bisa mencapai 7 hingga 9 derajat Celcius, sementara di Chiang Mai temperatur udaranya antara 12 hingga 14 derajat Celcius.

Cuaca dingin tersebut berasal datang dari Tiongkok dan diperkirakan akan mulai menyapu wilayah Thailand dan sekitarnya mulai bulan ini hingga Februari tahun depan. Namun, cuaca dingin yang menerpa Bangkok bukanlah hal yang baru.Pada 2016, gelombang udara dingin sempat menerpa Thailand dan membuat temperatur udara di Bangkok, yang normalnya berada di kisaran 30 derajat Celcius, jatuh hingga 16 derajat Celcius.Gelombang udara dingin ini juga sempat salju turun di Pulau Jeju, Korea Selatan dan menyebabkan sejumlah penerbangan harus dibatalkan. Di Jepang, lima orang dikabarkan meninggal dunia dan lebih dari 100 orang cedera karena gelombang udara dingin ini.

Jika kamu masih tertarik untuk liburan ke Thailand untuk mendapatkan sensasi wisata musim dingin, penting sekali mempersiapkan segala hal agar liburan kamu berjalan sempurna. Berbekal jaket atau sweater dan juga syal bisa menjadi langkah awal untuk diambil. Selain itu, persiapkan kondisi fisik kamu menghadapi perubahan temperatur udara dan cuaca yang berbeda 180 derajat jika dibandingkan dengan di Indonesia.

1. Daerah-daerah populer di Thailand
Hari ke-1 dan 2: Bangkok
Terbang ke Bandara Internasional Don Mueang atau Bandara Bangkok International Suvarnabhumi. Selama dua hari pertama, jelajahi ibu kota yang terkenal akan kemegahannya ini. Kunjungi Khao San Road, Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, dan banyak kuil kecil lainnya yang tersebar di seluruh kota. Jika ingin menikmati perjalanan dengan cara yang lebih santai, pertimbangkan juga merasakan pijatan khas di salah satu dari banyak tempat pijat yang ada dalam itinerary wisata Thailand kamu ini. Sebelum menikmati kehidupan malam Bangkok yang terkenal, naiklah ke puncak Golden Mount dan saksikan matahari terbenam di atas kota.

Hari ke-3: Kanchanaburi
Di hari ketiga ini, kamu dapat menikmati perjalanan sehari ke provinsi barat Kanchanaburi. Lihat jembatan yang terkenal di Kwai River — tempat syuting film dengan judul yang sama dengan nama itu — serta War Cemetery dan Jeath War Museum. Untuk pengalaman yang lebih menyenangkan, kamu dapat mengunjungi Erawan National Park untuk melihat air terjun atau mampir di perkampungan gajah terdekat. Di penghujung hari dalam itinerary wisata Thailand ini, kembalilah ke Kota Bangkok.

Hari ke-4: Ayutthaya
Pada hari ke-4, nikmatilah perjalanan ke Provinsi Ayutthaya, yang merupakan rumah bagi ibukota kuno Siam. Di sini kamu dapat menghabiskan waktu sepanjang hari dengan mengagumi reruntuhan kuil dan belajar tentang sejarah agama Buddha di Thailand, atau kamu juga dapat menghabiskan setengah hari pertama dengan menjelajahi reruntuhan dan setengah lainnya untuk berkeliling di Bang Pa-In Palace, rumah musim panas Raja yang terkenal. Mongkut (dari musikal terkenal The King and I) dan King Chulalongkorn. Di malam hari, ambilah perjalanan dengan kereta api dari Ayutthaya untuk menuju ke Thailand bagian utara yaitu Chiang Mai.

Hari ke-5: Chiang Mai
Sebuah kota yang jauh lebih kecil dari Bangkok, Chiang Mai masih menawarkan banyak kegiatan untuk semua jenis wisatawan. Tawar-menawar di pasar malam, kunjungi kuil-kuil Buddha, atau melakukan perjalanan sehari ke tempat-tempat perlindungan gajah dan harimau. Kamu juga dapat mencapai puncak Doi Inthanon yang merupakan gunung tertinggi di Thailand. Pertimbangkan juga untuk pergi ke safari malam di kebun binatang setempat sebelum menghabiskan malam di Chiang Mai.

Hari ke-6: Chiang Rai
Bangunlah lebih awal untuk menikmati perjalanan sehari ke Chiang Rai dan Golden Triangle. Chiang Rai adalah salah satu kota paling utara di Thailand, sedangkan Golden Triangle adalah tempat di mana Thailand, Laos, dan Myanmar bertemu yang hanya dipisahkan oleh Mekong River. Saat berada di Golden Triangle, jelajahi sungai dengan perahu dan lewati tanah rawa yang dulunya merupakan pusat perdagangan opium Asia Tenggara. Jika kamu masih memiliki waktu, singgahlah ke desa setempat untuk mengunjungi hilltribe saat perjalanan kembali ke Chiang Mai. Jangan lupa untuk nikmati dan habiskan malam terakhirmu di Chiang Mai, ya!

Hari ke-7: Chiang Mai
Sebelum pulang belilah oleh-oleh khas Chiang Mai dan selamat menikmati perjalanan kembali ke tanah air!

Baca Juga : Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

2. Bangkok dan sekitarnya
Hari ke-1 dan 2: Bangkok
Dalam itinerary wisata Thailand lainnya, mulailah perjalananmu di ibukota Bangkok. Pilih akomodasi di kawasan backpacker yang ramai, Khao San Road, dan habiskan dua hari pertama dengan menjelajahi Grand Palace dan kuil-kuil berukir yang terkenal di Bangkok. Selain itu, kamu juga dapat mengikuti perjalanan dengan perahu di sepanjang Chao Phraya River atau mengikuti kelas memasak Thailand jika kamu ingin menikmati hari dengan cara yang lebih santai.

Hari ke-3 dan 4: Kanchanaburi
Pada hari ketiga dalam itinerary wisata Thailand ini, lakukan perjalananmu ke barat menuju Kanchanaburi. Selama dua hari, di sini kamu dapat menikmati alam yang sangat mempesona dan sejarah yang memilukan dari provinsi besar ini. Habiskan hari pertama untuk mempelajari sejarah Perang Dunia II di Thailand dengan mengunjungi jembatan yang terkenal di Kwai River, War Cemetery, dan Jeath War Museum. Tak hanya itu, kamu juga dapat menumpang di “Death Railway,” jalur kereta api yang digunakan oleh tentara kekaisaran Jepang dan dibangun hampir seluruhnya oleh kerja paksa. Pada hari kedua, kunjungi Erawan National Park untuk melihat air terjun. Kamu juga dapat mengunjungi Erawan Museum dan taman-tamannya yang menakjubkan, atau mengunjungi perkemahan gajah setempat. Dan di hari terakhir, ambilah perjalanan ke arah timur yaitu ke Ayutthaya.

Hari ke 5: Ayutthaya
Ayutthaya, dulu pernah menjadi ibukota dan sekarang lebih dikenal dengan kuil-kuil Budha kuno. Situs-situs paling terkenal di sini adalah kepala Budha yang yang masih tersambung dengan akar pohon dan Budha tidur yang besar. Tak hanya itu, kamu juga dapat mengunjungi Summer Palace, Bang Pa-In, dan mengagumi perpaduan arsitektur Thailand, Eropa, dan Cina. Di malam hari, ambilah perjalanan ke Kota Bangkok untuk beristirahat.

Hari ke-6 dan 7: Pattaya
Keesokan paginya, kamu dapat mengambil penerbangan dari Bangkok ke Pattaya. Selama dua hari di sini, kunjungi Big Buddha Wat Phra Yai atau mengagumi indahnya Sanctuary of Truth, sebuah monumen kayu yang didedikasikan untuk filsafat dan seni daripada materialisme. Kamu juga dapat mengunjungi Nong Nooch Tropical Botanical Gardens, Buddha Mountain, dam Pattaya Floating Market. Di malam hari, nikmati pertunjukan kabaret atau pergi ke klub. Sedangkan di hari terakhir, ambilah penerbangan untuk pulang.

Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Perjelanan Cas Cis Cus Ke Taiwan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Perjalanan Cas Cis Cus Ke Taiwan

Taiwan – tanah kota modern yang ramai, pemandangan yang menakjubkan, dan lezatnya makanan lokal yang menggiurkan (seperti: omelet tiram dan bubble tea). Jika kamu hanya memiliki waktu satu minggu saja, lihat dan contek itinerary satu minggu yang praktis ini untuk liburanmu di Taiwan yang tak terlupakan!

1. Terbaik dari Taiwan
Rute khusus ini membawamu melewati beberapa kota dan pemandangan paling terkenal di Taiwan, memberikanmu gambaran tentang Taiwan. Dengan demikian, itinerary ini paling cocok untuk kamu yang pertama kalinya berlibur ke Taiwan dan ingin melihat sekilas (hampir) semua yang ditawarkan Taiwan.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taipei
Tiba di Taipei melalui Taiwan Taoyuan International Airport dan habiskan dua hari pertama perjalananmu untuk menjelajahi kota yang semarak dan modern ini. Tempat-tempat populer termasuk Taipei 101, National Palace Museum, Tamsui Old Street, dan Shilin Night Market.

Hari ke-3: Taichung
Jika kamu hanya memiliki satu hari untuk dihabiskan di Taichung, pastikan kamu tidak melewatkan 921 Earthquake Museum of Taiwan dan Rainbow Village yang sangat berharga di Instagram. Penggemar pasar malam akan senang mengunjungi Feng Chia Night Market, yang dikenal sebagai salah satu pasar malam terbaik di Taiwan.

Hari ke-4: Tainan
Pergilah ke Tainan, yang juga merupakan kota tertua di Taiwan. Beberapa hal yang harus kamu lihat termasuk Confucius Temple, Chimei Museum, dan the historical Anping District yang bersejarah. Pastikan untuk melakukan perjalanan ke Hua Yuan (Flower) Night Market, pasar malam paling populer di Tainan, juga!

Hari ke-5: Kenting National Park
Dianggap sebagai salah satu atraksi paling terkenal di Taiwan, Kenting National Park menarik pengunjung dengan pantai-pantai berpasirnya, terumbu karang, dan keanekaragaman hayati yang kaya. Bagi kamu yang suka berselancar juga dapat memilih untuk merasakan ombak di sini!

Hari ke-6: Sun Moon Lake
Sun Moon Lake adalah pilihan tepat bagi pengunjung pertama karena mereka akan menyaksikan keindahan yang menakjubkan dari danau dan pegunungan Taiwan. Dengan itinerary ini, terdapat berbagai atraksi untuk dikunjungi di sekitar daerah Taiwan, termasuk Sun Moon Lake Ropeway, Ita Thao Village, dan Formosan Aboriginal Culture Village.

Hari ke-7: Taipei
Di hari terakhir, kembalilah ke Taipei dan belanja di Ximending dan Wu Fen Pu sebelum kembali ke rumah!

2. Kota Taipei & Sekitarnya
Taipei dan sekitarnya dipenuhi dengan beragam atraksi, mulai dari gedung pencakar langit yang menjulang hingga jalan-jalan tua yang kuno. Jadwal perjalanan ini adalah untuk mereka yang ingin menghabiskan sedikit lebih banyak waktu menjelajahi ibukota Taiwan yang indah dengan itinerary ini.

Hari ke-1 hingga ke-3: Kota Taipei
Selama tiga hari pertama, habiskan waktumu untuk menjelajahi kota Taipei yang semarak. Beberapa atraksi terbaik yang tidak boleh dilewatkan adalah Taipei 101, Sun Yat Sen Memorial Hall, Chiang Kai-shek Memorial Hall, dan National Palace Museum.

Buat para pemberani, kamu bisa mendaki Elephant Mountain, yang juga merupakan tempat yang sangat baik untuk melihat matahari terbenam dan pemandangan malam. Pecinta makanan pasti harus mengunjungi pasar malam populer seperti Shilin Night Market dan Raohe Street Night Market untuk mencicipi beberapa makanan jalanan terbaik di Taiwan.

Hari ke-4: Jiufen
Pada hari keempat, lakukan perjalanan ke kota Jiufen yang menawan yang berjarak sekitar satu setengah jam dari kota Taipei. Nikmati pesona pedesaan jalan-jalan batu dan lorong-lorong berliku dari toko-toko kuno. Kamu juga dapat memilih untuk menginap di salah satu wisma yang nyaman di Jiufen atau kembali ke kota Taipei untuk bermalam.

Hari ke-5: Keelung
Kunjungi Keelung, kota pelabuhan cantik yang berjarak sekitar satu jam dari kota Taipei. Bagi mereka yang bermalam di Jiufen, perjalanan ke Keelung akan memakan waktu kurang dari satu jam. Pada siang hari, kamu dapat menjelajahi daerah kota Keelung, berjalan-jalan santai di sekitar pelabuhan Keelung atau mendaki jalur gunung di Zhongzheng Park. Di malam hari, manjakan dirimu di Miaokou Night Market. Untuk melihat burung hantu malam hari, silakan mampir ke Kanziding Fish Market yang buka hanya sekitar tengah malam!

Hari ke-6: Yangmingshan National Park
Berangkat ke Yangmingshan National Park yang indah di pagi hari. Nantikan banyak jalur hiking yang menarik, flora dan fauna yang menarik, serta mata air panas yang menggelegak. Ada juga banyak restoran yang indah di sekitar area ini, sehingga kamu dapat menghabiskan sepanjang hari di sini tanpa kelaparan!

Hari 7: Kota Taipei
Pada hari terakhir, kembali ke kota Taipei dan berbelanja di Ximending, Wu Fen Pu, dan East Metro Mall sebelum kembali ke rumah.

3. Taiwan Utara
Bagi mereka yang ingin mempelajari lebih dalam ke sisi utara Taiwan, maka itinerary ini cocok untukmu.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taipei
Pada hari pertama, terbanglah ke Taiwan Taoyuan International Airport dan habiskan dua hari menjelajahi kota yang semarak. Pastikan untuk memeriksa beberapa tempat wisata paling terkenal seperti Taipei 101, National Palace Museum, dan Elephant Mountain, serta mencoba makanan jalanan Taiwan yang lezat di Shilin Night Market!

Hari ke-3 hingga ke-4: Yilan
Selanjutnya, menuju ke negara Yilan, yang terdiri dari kota Yilan sendiri dan berbagai kota yang menawan seperti Kotapraja Jiaoxi. Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan di area ini, termasuk berpose untuk foto-foto yang menggemaskan di Jimmy Park, menjelajahi Wufengchi Waterfall dan berpesta sepuas hati di Luodong Night Market.

Jangan ragu untuk melakukan perjalanan sehari ke Kotapraja Jiaoxi karena sumber air panasnya yang terkenal. Jika tidak, kamu juga dapat bermalam di salah satu hotel yang menyediakan pemandian air panas di kamar!

Hari ke-5 hingga ke-6: Hsinchu
Kemudian, habiskan dua hari lagi di daerah Hsinchu. Jangan lewatkan pemandangan populer seperti The Eastern Gate, Eighteen Peaks Garden, Municipal Glass Museum, dan Hsinchu Zoo, yang juga merupakan kebun binatang tertua di Taiwan. The Cheng Huang (City God) Temple dan the neighbouring Cheng Huang (City God) Temple Night Market juga patut dikunjungi!

Hari ke-7: Taipei
Pada hari terakhir, kembali ke kota Taipei dan berbelanja di Ximending, Wu Fen Pu, dan East Metro Mall sebelum kembali ke rumah.

4. Taiwan Selatan
Taiwan Selatan paling terkenal dengan budaya rakyatnya yang tradisional dan pantai yang lembut dan berpasir. Wisatawan yang ingin menjelajahi lebih jauh dapat mempertimbangkan itinerary liburan di Taiwan Selatan ini.

Hari ke-1 hingga ke-2: Kaohsiung
Tiba di Kaohsiung melalui Kaohsiung International Airport. Di sini, kamu dapat menghabiskan dua hari menjelajahi Fo Guang Shan Buddha Museum, Pier-2 Art District, Kaohsiung Museum of Fine Arts, Dome of Light, dan Cijin Tianhou Temple. Jangan ragu untuk berjalan-jalan romantis di sepanjang Love River yang damai! Pastikan juga untuk memeriksa itinerary Kaohsiung kami yang penuh sesak sebelum kamu benar-benar pergi di kota cantik Taiwan ini.

Para pecinta kuliner, jangan lupa mampir ke Toko Kue Wu Pao Chun yang terkenal, yang dimiliki oleh pembuat roti Taiwan yang berbakat, Wu Pao Chun, yang memenangkan hadiah utama di Bakery World Cup 2010 di Paris.

Hari ke-3 hingga ke-4: Tainan
Tainan, kota tertua di Taiwan, penuh dengan pesona tradisional. Habiskan dua hari dengan santai mengunjungi Grand Matsu Temple, Confucius Temple, Chimei Museum, dan Hayashi Department Store. Mereka yang ingin melihat warisan Tainan secara lebih mendalam harus menjelajahi Anping District yang bersejarah dan Shennong Street. Lakukan perjalanan ke Hua Yuan (Flower) Night Market, pasar malam paling populer di Tainan, juga!

Hari ke-5: Pingtung
Hari berikutnya, berhenti di Kota Pingtung untuk melihat-lihat pemandangan seperti Ahou City Gate, Paiwan Sculpture Museum, dan Ruiguang Night Market. Jika kamu memiliki sedikit waktu, lihatlah juga Dapeng Bay National Scenic Area.

Hari ke-6: Kenting National Park
Lanjutkan menuju selatan dan kamu akan menemukan diri di Kenting National Park yang terkenal. Menawarkan pantai-pantai indah dan tanaman hijau subur, ini adalah tempat yang tepat bagi kamu untuk menikmati angin hangat dan sinar matahari dari Taiwan selatan.

Hari ke-7: Kaohsiung
Kembalilah ke Kaohsiung dan lakukan belanja menit terakhir di Xin Jue Jiang Shopping District sebelum pulang!

5. Taiwan Timur
Sisi timur Taiwan diberkati dengan tebing laut yang indah, pegunungan dan mata air panas. Mereka yang mencari pengalaman yang menyenangkan namun santai harus mempertimbangkan untuk pergi ke Taiwan Timur dengan itinerary berikut.

Hari ke-1 hingga ke-2: Hualien
Tiba di Hualien melalui Hualien Airport. Namun, karena Hualien Airport sebagian besar merupakan bandara domestik dengan penerbangan internasional terbatas, para wisatawan mungkin harus terbang ke Taiwan Taoyuan Airport dan menuju Hualien dengan kereta api atau penerbangan domestik. Beberapa tempat wisata termasuk Hualien Cultural Creation Park, Chisingtan Scenic Area, dan Hualien Pacific Park. Penggemar pasar malam harus berhenti di Dong Da Men Night Market, pasar malam terbesar di Hualien.

Mereka yang memiliki sedikit waktu luang dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi Qingshui Cliff, Rui Sui Ranch, atau Lintienshan Forestry Culture Park.

Hari ke-3: Taroko National Park
Keesokan harinya, pergilah ke Taroko National Park di dekatnya, salah satu pemandangan paling indah di Taiwan. Inti dari taman nasional ini jelas merupakan ngarai Taroko Gorge yang indah, yang merupakan ngarai sepanjang 19 km yang spektakuler. Dari tebing pantai yang terjal dan hutan subtropis hingga air terjun yang mengalir deras dan pemukiman penduduk asli, taman nasional ini memiliki sesuatu untuk semua orang.

Hari ke-4 hingga ke-5: Taitung
Taitung memiliki keberadaan asli yang kuat dan di sinilah kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai budaya asli di Taiwan. National Museum of Prehistory, misalnya, layak dikunjungi bagi mereka yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang pembentukan geologi Taiwan serta orang-orang Taiwan prasejarah. Anda juga dapat mengunjungi berbagai desa suku yang terletak di kota terdekat.

Tempat wisata lain yang direkomendasikan termasuk Taitung Railway Art Village, Tiehua Music Village, Taitung Forest Park, dan Seashore Park. Wisatawan juga dapat mengunjungi Tianhou Temple, kuil terbesar di Taitung.

Hari ke-6: Green Island
Dengan populasi sekitar 3.000 orang, Green Island adalah pulau vulkanik kecil di Taiwan. Di sini, para pelancong dapat mengunjungi beberapa mercusuar yang indah, menyelam scuba atau snorkeling melalui perairan yang tenang dan berjalan kaki melintasi jalur kuno. Mereka yang percaya diri dengan kemampuan berkuda mereka juga bisa menyewa skuter untuk tur keliling pulau yang menawan. Wisatawan dapat memilih untuk bermalam di pulau untuk menghabiskan lebih banyak waktu menikmati mata air panas alami.

Hari ke-7: Hualien
Pada hari terakhir, kembalilah ke Hualien dan lakukan belanja menit terakhir di Gong Zheng Street. Terbang pulang dari Hualien Airport atau kembali ke Taipei untuk terbang pulang. Wisatawan yang terbang dari Taipei juga dapat memilih untuk memperpanjang perjalanan mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Taipei!

6. Taiwan Tengah
Taiwan Tengah adalah tentang gunung-gunung yang menjulang tinggi, danau-danau indah dan pertanian yang indah. Ini adalah itinerary di Taiwan Tengah sebagai wilayah yang tepat untuk dikunjungi jika kamu ingin keluar dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota.

Hari ke-1 hingga ke-2: Taichung
Pada hari pertama, terbanglah ke Taichung International Airport. Habiskan dua hari dengan santai menjelajahi kota yang ramai ini. Tempat wisata terbaik termasuk 921 Earthquake Museum of Taiwan, National Museum of Natural Science, National Taiwan Museum of Fine Arts, Taichung Park, dan Rainbow Village yang sangat berharga di Instagram. Pastikan untuk tidak melewatkan Feng Chia Night Market, salah satu pasar malam terbaik di Taiwan.

Penggemar masakan Prancis pasti harus melakukan perjalanan ke Le Moût. Masakan Prancis di Taiwan? Kedengarannya aneh, tetapi diakui sebagai restoran terbaik di Taiwan pada tahun 2016!

Hari ke-3: Cingjing Farm
Hari berikutnya, pergilah ke Cingjing Farm yang indah untuk mencari udara segar, padang rumput hijau, dan lereng bukit yang bergelombang. Bagian terbaik dari semuanya? Kamu akan melakukan kontak dekat dengan hewan ternak yang menggemaskan seperti sapi dan domba!

Hari ke-4: Hehuanshan
Alih-alih Alishan yang populer, wisatawan dapat menuju ke Hehuanshan sebagai gantinya. Populer di kalangan penduduk setempat, Hehuanshan jauh lebih damai dan menakjubkan. Di sini, kamu akan mendaki di antara lautan awan dan menikmati pemandangan cakrawala yang tak berujung. Ingatlah untuk bermalam di sini dan bangun pagi-pagi keesokan harinya untuk menyaksikan matahari terbit yang indah.

Hari ke-5: Sun Moon Lake
Tiga jam berkendara dari Hehuanshan, terbentang Sun Moon Lake yang besar dan menakjubkan. Menawarkan air jernih berkilauan dan pegunungan yang indah di latar belakang, danau ini wajib dikunjungi bagi semua pecinta alam. Ada berbagai atraksi untuk dikunjungi di sekitar daerah itu, termasuk Kereta Sun Moon Lake Ropeway, Ita Thao Village, dan Formosan Aboriginal Culture Village.

Hari ke-6: Lugang
Pada hari ke enam, mampirlah ke kota pelabuhan Lugang yang indah yang terletak di Changhua County. Sebagai salah satu kota tertua di Taiwan, kota bersejarah ini penuh dengan pesona pedesaan dan warisan. Jelajahi Lugang Old Street, singgah di Taiwan Glass Gallery dan berkunjung ke Lugang Cheng Huang (City God) Temple. Mereka yang ingin melihat artefak indah dari Dinasti Ming dan Qing juga dapat mengunjungi Lugang Folk Arts Museum.

Hari ke-7: Taichung
Kembali ke Taichung untuk terbang pulang. Mereka yang ingin berbelanja beberapa menit terakhir juga dapat mengunjungi Yichung Shopping Street atau Shin Kong Mitsukoshi Department Store, department store paling populer di Taiwan dengan berbagai outlet di seluruh kota.

Baca Juga : Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang

7. Penghu Islands
Penghu Islands adalah kepulauan yang terdiri dari banyak pulau. Tujuan luar biasa ini terkenal karena pantainya yang indah, kuil-kuil yang indah, dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Hari ke-1: Kota Magong
Ambil penerbangan domestik ke Magong Airport, atau naik feri dari Kaohsiung atau Chiayi. Habiskan hari bersantai menjelajahi Zhongyang Old Street yang bersejarah, tembok Magong Old dan Penghu Mazu Temple, yang sering dianggap sebagai Kuil Mazu tertua di Taiwan. Kemudian, habiskan malam makan dan berbelanja di sepanjang Zhong Zheng Road.

Hari ke-2: Kota Xiyu
Habiskan sekitar 40 menit perjalanan dari Kota Magong ke Kota Xiyu terdekat. Tidak banyak turis mengunjungi desa nelayan kecil dan damai ini, jadi kamu akan dijamin memiliki pengalaman asli Taiwan di sini. Ada mercusuar, kuil, dan beberapa benteng, tetapi hal terbaik untuk dilakukan di sini adalah berinteraksi dengan penduduk setempat yang ramah!

Hari ke-3: Kota Huxi & Kota Baisha
Wisatawan harus menghabiskan pagi yang menyenangkan di Aimen Beach untuk kegiatan olahraga air dan pantai. Mereka yang mencari pengalaman yang lebih tenang juga dapat menuju ke Lintou Park, yang merupakan tempat yang sangat baik untuk piknik.Pada sore hari, pergilah ke utara menuju Kota Baisha yang memiliki pantai cangkang karang yang indah dan Tongliang Banyan Tree yang megah, yang dikenal luas sebagai pohon tertua dan terbesar di Penghu.

Hari ke-4: Jibei Island
Naik perahu dari Kota Baisha ke Jibei Island. Ini adalah pulau yang sangat indah untuk aktivitas air seperti banana boat dan snorkeling. Wisatawan juga dapat mempertimbangkan untuk menyewa skuter untuk tur keliling pulau.

Hari ke-5: Qimei Islandi
Kemudian, menuju ke selatan ke Qimei Island. Atraksi-atraksi populer termasuk bendung batu hati ganda yang terkenal (perangkap ikan tradisional yang dibuat dalam bentuk dua hati), Qimei Lighthouse dan the Da Shi Scenic Area. Yueli Bay juga merupakan tempat yang baik untuk snorkeling di sekitar karang yang indah.

Hari ke-6: Wangan Island
Pada hari keenam, pergi lebih jauh ke selatan dan tiba di Wangan Island, yang dikenal sebagai tempat bersarang bagi penyu hijau yang terancam punah. Di sini, kamu dapat mengunjungi Green Turtle Tourism dan Conservation Centre untuk mempelajari lebih lanjut tentang ekologi kelautan Penghu dan melihat beberapa kura-kura. Tempat wisata lainnya termasuk Yuanyang Caves, Tiantai Mountain, dan the Zhongshe Historic Village.

Hari 7: Kota Magong
Pada hari terakhir, kembalilah ke Kota Magong untuk terbang keluar dari Penghu Island.

Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang

Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Misi Rahasia Tokugawa Travel Ke Jepang

Tidak diragukan lagi, Sakura menjadi ikon Jepang di musim semi. Warga lokal dan wisatawan sengaja membuat rencana wisata untuk mengagumi mekarnya, ketika suasana yang dingin perlahan menghilang, sehingga membuat misi bagi para peramal cuaca untuk memprediksi waktunya kaika (開花; mekarnya bunga) semakin penting. Perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan momen yang sangat bergantung temperatur ini ikut berubah, yang membuat usaha memprediksi kapan mekarnya sakura menjadi jauh lebih sulit dari sebelumnya.

Dengan wilayah Tohoku membentang di timur laut Jepang, mekarnya bunga bisa terjadi di periode yang lebih panjang, antara April dan awal Mei. Bepergian di wilayah ini juga mudah dan gratis dengan menggunakan JR East Pass, yang membolehkan kamu memiliki kesempatan lebih besar menikmati musim semi yang ada di depan mata.

Di artikel ini, kami akan membawa kamu ke destinasi terbaik untuk menyaksikan mekarnya bunga sakura yang luar biasa, serta dengan banyak pemandangan lain, kuliner dan pengalaman lainnya sepanjang perjalanan di Tohoku, tanpa harus melihat waktu tertentu di bulan April! Jadi, kemasi barang-barang kamu dan jangan lupa membawa Pass, karena sekarang waktunya melihat yang terbaik dari yang ditawarkan Tohoku!

Leg 1: Tokyo -> Fukushima -> Hanamiyama Park -> Fukushima | Hotel METS Fukushima
Dari stasiun Tokyo menuju ke stasiun Fukushima dengan lama perjalanan 80 menit menggunakan shinkansen. Setelahnya perjalanan dilanjutkan menggunakan bus selama 15 menit dan berjalan kaki selama sepuluh menit untuk mencapai Hanamiyama Park.

Hanamiyama Park
Rata-rata periode mekar
Mulai mekar (開花): 09 Apr
Mekar sepenuhnya (満開): 13 Apr
Mekar berakhir (終了): 18 Apr

Kerap disebut “gunung untuk melihat bunga”, Hanamiyama Park menjadi rumah bagi lebih dari sepuluh varietas sakura dan bunga lainnya seperti bunga persik dan forsythia. Sebelumnya tempat ini merupakan properti pribadi sebelum kemudian dibuka untuk umum agar semua orang bisa menikmati kecantikannya. Dengan lokasinya yang berada di ketinggian, pengunjung bisa menikmati lautan bunga yang menutupi hingga kaki bukit, dengan pemandangan kota di bawahnya dan Gunung Azuma di kejauhan.

Stasiun terdekat: Stasiun Fukushima
Untuk sampai ke lokasi: Hanamiyama Park bisa diakses menggunakan shuttle bus dari stasiun Fukushima saat musim hanami (melihat bunga) di Halte Bus Pintu Keluar Timur No. 6, dan saat bukan musim hanami di Halte Bus Pintu Keluar Timur No. 8
Harga tiket: Gratis!

Dari Hanamiyama Park, kembalilah ke Stasiun Fukushima.

Makanan Yang Harus Dicoba: Enban Gyoza
Makanan khas Fukushima selama lebih dari setengah abad, Enban Gyoza (yang berarti piring pangsit) bukanlah pangsit goreng biasa. Digoreng dan disajikan dalam bentuk yang mirip wajan bundar yang digunakan untuk membuatnya, Enban Gyoza menghadirkan cita rasa renyah di luar dan liat di dalam, pangsit terbaik di kelasnya!

Orang lokal menikmati pangsit ini dengan ditemani alkohol, dan biasanya disajikan dalam satu paket berisi 20 hingga 30 biji, tapi Enban Gyoza tidak sulit menghabiskannya karena diisi dengan lebih banyak sayuran yang crunchy dibanding daging. Kamu memiliki banyak pilihan restoran Enban Gyoza di dekat stasiun Fukushima.

Leg 2: Fukushima → Sendai → Funaoka Joshi Park → Hitome Senbonzakura → Sendai | Hotel Metropolitan Sendai
Dari Fukushima, naik shinkansen menuju ke Stasiun Sendai dengan lama perjalanan sepuluh menit, kemudian pindah ke kereta lokal ke Tohoku Main Line dan menempuh perjalanan selama 25 menit ke Stasiun Funaoka.

Funaoka Castle Park dan Hitome Senbonzakura
Rata-rata periode mekar
Mulai mekar (開花): 10 Apr
Mekar sepenuhnya (満開): 14 Apr
Mekar berakhir (終了): 19 Apr

Pemberhentian kamu berikutnya adalah satu-satunya tempat di Miyagi yang masuk dalam daftar 100 Tempat Terbaik Menikmati Sakura di Jepang, dan tidak sulit melihat alasan mengapa tempat ini masuk dalam daftar tersebut. Di Funaoka Castle Park, kamu bisa naik monorel kuno (¥500) untuk melalui terowongan sepanjang 300 meter pohon sakura. Patung Funaoka Heiwa Kannon setinggi 24 meter bakal menyambut kamu di akhir perjalanan, bersamaan dengan pemandangan yang istimewa dari Gunung Zao, kota di bawahnya dan Hitome Senbonzakura yang berada dekat dengan Shirakawa Riverside.

Dinamai sebagai “seribu sakura dalam satu tempat”, Hitome Senbonzakura merupakan jalur sepanjang delapan kilometer yang dihiasi jajaran 1,200 pohon sakura di pinggir Sungai Shiroishi. Kamu bisa menikmati musim dingin dan musim semi di waktu yang sama ketika kamu menyaksikan mekarnya bunga dengan latar gunung Zao yang puncaknya tertutup salju, pemandangan yang unik di wilayah Tohoku.

Stasiun terdekat: Stasiun JR Funaoka
Untuk sampai ke lokasi: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Funaoka
Tiket masuk: Gratis!

Kembali ke Sendai City untuk melihat pemandangan dan merasakan kuliner yang ditawarkan, atau tunggulah hingga matahari terbenam untuk menikmati yatai (lapak makanan) dan malam yang mengesankan di Hitome Senbonzakura.

Makanan Yang Harus Dicoba: Gyutan, Zunda Shake dan Tiram
Berasal dari kreativitas dari Keishiro Sano setelah masa perang, Gyutan adalah lidah sapi yang diiris tipis dan dibakar dengan arang untuk menjadi salah satu kuliner yang mengesankan. Warga lokal Sendai sangat menyukai kuliner ini ketika pertama kali diperkenalkan, dan sekarang menjadi salah satu makanan khas Sendai. Coba Gyutan, yang biasanya disajikan dengan nasi putih hangat dan sop buntut.

Ingin menyegarkan tenggorokan setelah menikmati Gyutan, coba Zunda Shake, gabungan kacang edamame dan susu yang dicampur dengan vanila yang pastinya lezat dan menyehatkan. Kamu bisa menuju ke Zunsa Saryo untuk mencoba minuman ini, atau mencoba produk Zunda lainnya seperti Zunda Mochi dan Zunda Kakigori.

Dengan Sendai berlokasi di pinggir laut, kamu harus mencoba prasmanan tiram di salah satu kota penyedia tiram terbesar di Jepang. Kamu bisa dengan mudah menemukan restoran tiram dan bar di sekitar Stasiun Sendai, jadi silahkan menikmati!

Detours: Sendai dan seterusnya
Ingin menjelajah Sendai dan sekitarnya lebih lanjut, kamu bisa menuju ke Aoba Castle untuk menikmati pemandangan kota dari Gunung Aoba, atau menikmati arsitektur Momoyama yang unik di Zuihoden Mausoleum, di mana tiga penguasa Sendai dari Klan Date (termasuk yang paling memiliki kekuasaan Date Masamune) disemayamkan.

Jika kamu memiliki sedikit waktu lebih banyak, pergilah menggunakan JR Senseki Line ke Matsushima Bay dengan lama perjalanan selama 40 menit untuk menikmati makanan laut segar dan salah satu pemandangan terbaik yang dimiliki Jepang. Perjalanan dengan bus selama 50 menit dari Stasiun Sendai akan membawa kamu ke Onsen Akiu, kota pemandian air panas bersejarah yang memiliki lebih dari 15 kolam air panas dengan latar belakang pemandangan yang istimewa. Pastikan kamu mengunjungi Rairai Gorge dan Desa Kerajinan Akiu saat berada di sini!

Leg 3: Sendai → Fukushima → (Toreiyu Tsubasa) → Yamagata → Kajo Park → Yamagata | Hotel Metropolitan Yamagata
Untuk traveler yang bepergian di hari kerja dan hari libur nasional: Naik melalui JR Senzan Line dari Stasiun Sendai untuk sampai ke Stasiun Yamagata dalam 80 menit.

Untuk traveler yang bepergian di akhir pekan: Dari Stasiun Sendai, gunakan shinkansen selama sepuluh menit kembali ke Stasiun Fukushima. Di Stasiun Fukushima, gunakan Toreiyu Tsubasa dengan lama perjalanan satu jam ke Stasiun Yamagata.

Baca Juga : Tempat Wisata Anak Di Singapura Buat Liburan Keluarga

Pengalaman naik kereta: Toreiyu Tsubasa
Nikmati pengalaman berada di kota dengan pemandian air panas saat naik ke kereta Toreiyu Tsubasa dengan pemandangan yang luar biasa. Kereta spesial yang menawarkan sensasi banyak pemandian air panas di Prefektur Yamagata, kamu bisa mengistirahatkan kaki kamu dengan merendam kaki dan mendapatkan handuk spesial Toreiyu Tsubasa sebagai souvenir dengan ¥450. Nikmati juga tikar tradisional tatami atau makanan yang diproduksi warga lokal sebelum menuju ke destinasi berikutnya.

Dari Stasiun Yamagata, berjalanlah selama sepuluh menit untuk mencapai Kajo Park.

Kajo Park
Rata-rata periode mekar
Mulai mekar (開花): 14 Apr
Mekar sepenuhnya (満開): 19 Apr
Mekar berakhir (終了): 26 Apr

Kajo Park, salah satu dari 100 taman bersejarah terbaik di Jepang, menghadirkan banyak fasilitas budaya seperti Museum Yamagata Prefectural, Saiseikan (Museum Sejarah Medis) dan bekas benteng Yamagata Castle, situs sejarah nasional.

Lebih dari 1,500 pohon sakura somei-yoshino tumbuh di taman ini, yang menjadikannya sebagai salah satu tempat utama menyaksikan mekarnya sakura. Nikmati mekarnya bunga di siang hari, atau kagumi mereka di malam dengan iluminasi. Jangan lupa mengambil foto dengan para aktor tentara dari era Edo saat musim sakura.

Stasiun terdekat: Stasiun JR Yamagata
Untuk sampai ke lokasi: Sepuluh menit berjalan kaki dari Stasiun JR Funaoka, atau naik bus Sekizawa dan turun di halte Bijutsukan-Mae (empat menit perjalanan).
Tiket masuk: Gratis!

Tempat Wisata Anak Di Singapura Buat Liburan Keluarga

Tempat Wisata Anak Di Singapura Buat Liburan Keluarga

wisatainternasional.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tempat Wisata Anak Di Singapura Buat Liburan Keluarga. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tempat Wisata Anak Di Singapura Buat Liburan Keluarga

Si kecil sudah bersusah payah dengan ujian dan kegiatan lain di sekolah yang mungkin membosankan. Tidak ada salahnya jika kamu memanjakan mereka dengan liburan yang menyenangkan. Berkunjung ke tempat wisata untuk anak di Singapura bisa menjadi keputusan yang bakal membuat mereka girang.

Meski Singapura tidak luas, negara ini memiliki tempat wisata yang lengkap untuk dikunjungi, termasuk untuk memanjakan si kecil. Dari yang bernuansa alam hingga tempat bermain penuh wahana permainan yang seru dan menyenangkan, semuanya dijamin akan membuat liburan mereka tidak terlupakan.

Ingin tahu tempat wisata untuk anak di Singapura yang bisa kamu kunjungi? Simak daftarnya di bawah ini!

1. Taman asyik dan gratis – Far East Organization Children’s Garden
Jika si kecil ingin bermain basah-basahan, sementara para orang tua enggan mengeluarkan uang, Far East Organization Children’s Garden bisa menjadi tempat wisata untuk anak yang tepat untuk dikunjungi saat di Singapura.Taman bermain ini memiliki banyak wahana, mulai dari fish fountains untuk toddler, rainforest tree house, water play hingga amphitheatre dengan kanopi, tempat untuk menyaksikan banyak anak menampilkan bakatnya. Jika kamu berencana datang ke sini, jangan lupa membawa baju ganti, ya!

Lokasi: 18 Marina Gardens Drive, Singapore
Jam buka: Selasa-Jumat, 10.00 – 19.00; Sabtu, Minggu dan hari libur, 9.00 – 21.00
Harga tiket: Gratis

2. Taman edukasi yang menyenangkan – Jacob Ballas Children’s Garden
Ingin main di taman bersama si kecil? Jacob Ballas Children’s Garden adalah tempat wisata untuk anak yang pas dikunjungi saat liburan di Singapura.Bagaimana tidak, taman ini memang dibuat secara khusus untuk si kecil. Tujuannya untuk memberikan anak-anak edukasi mengenai alam dan setiap pengaruhnya pada kehidupan. Tidak usah khawatir anak-anak bakal bosan karena semua aktivitasnya seru dan mengesankan, kok!

Lokasi: Singapore Botanic Garden, 481, Bukit Timah Road, Singapore
Jam buka: Selasa – Minggu, 7.00 – 18.30
Harga tiket: Gratis

3. Bertemu bus kecil ramah – Tayo Station
Masih seputar main dan belajar, Tayo Station bisa menjadi tempat wisata untuk anak yang menarik dikunjungi saat liburan di Singapura. Lagi pula, anak mana sih yang tidak tertarik dengan Bus Tayo? Taman bermain indoor ini fokus membantu perkembangan sosial, mental dan fisik anak-anak di bawah 12 tahun. Banyak sekali permainan menarik ditawarkan, dan dijamin juga edukatif dan memberikan hiburan tersendiri. Wahananya juga bermacam-macam, dari Gani’s Playground, Ball Pool yang dilengkapi dengan Cliff Wall, Hinaki Wood Pit dan Tayo’s Road Circuit. Tertarik bermain di sini?

Lokasi: Market Square,@ Downtown East, E!Hub, Level 3(#03-112, 1 Pasir Ris Cl, Singapore
Jam buka: Setiap hari, 10.00 – 21.00
Harga tiket: Weekdays, 16 SGD untuk anak di bawah dua tahun, 24 SGD untuk di bawah 12 tahun. Weekend, 20 SGD untuk anak di bawah dua tahun, 28 SGD untuk di bawah 12 tahun.

4. Bermain salju yang menyenangkan – Snow City Singapore
Ingin bermain es dan salju saat liburan ke Singapura? Langsung saja menuju ke Snow City Singapore, taman bermain salju indoor pertama yang ada di Singapura.Banyak hal yang bisa kamu dan si kecil lakukan di Snow City, mulai dari berseluncur, dan bahkan membuat manusia salju. Kamu juga bisa bertemu dengan hewan-hewan lucu yang hidup di dunia yang sangat dingin ini.

Lokasi: 21 Jurong Town Hall Rd, Singapore
Jam buka: Setiap hari, 10.00 – 18.00

5. Wahana menyenangkan bersama si kecil – Polliwogs VivoCity
Tempat wisata untuk anak yang satu ini menjadi destinasi yang pas dituju saat para orang tua ingin bisa jauh lebih dekat dengan si kecil saat di Singapura. Taman bermain indoor di VivoCity ini memiliki banyak arena bermain dan program hiburan, yang memfasilitasi interaksi sosial dan mendorong terbentuknya ikatan pertemanan baru.

Di Polliwogs VivoCity, kamu dan anak-anak bisa bermain sepuasnya dengan peralatan yang aman, menikmati kudapan sehat dan bisa nyaman karena didampingi staf yang berpengalaman. Dijamin liburan ke tempat ini bakal sangat mengesankan!

Lokasi: 1 Harbourfront Walk, #03-12 VivoCity, Singapore
Jam buka: Setiap hari, 10.00 – 21.00
Harga tiket: Mulai dari 19 SGD.

6. Menjelajah hutan bak tarzan – Forest Adventure
Tahukah kamu, ada hutan yang menyenangkan di Singapura? Kamu bisa mengajak si kecil dan berpetualang di Forest Adventure untuk liburan menyenangkan di Singapura.

Tempat wisata untuk anak di Singapura ini akan mengajak kamu melakukan aktivitas luar ruang, dari meniti treetops, meluncur dengan zipline atau bahkan bergantungan layaknya Tarzan. Kamu juga tidak perlu khawatir karena semua wahana di sini sudah memenuhi standar keamanan dan diawasi secara khusus oleh ahlinya.

Lokasi: Bedok Reservoir Rd, Singapore
Jam buka: Selasa – Minggu, 9.30-18.30
Harga tiket: Mulai dari 25 SGD.

Baca Juga : Mini Bar Pecinta Mini 4WD

7. Bermain air – Adventure Cove Waterpark
Ingin sepenuhnya bermain dengan air di Singapura? Adventure Cove Waterpark adalah tempat wisata yang paling pas untuk dituju. Bukan hanya ramah anak, tapi juga sangat menyenangkan untuk semuanya.

Tidak hanya meluncur dari ketinggian, mengarungi lazy river dan menaiki ban dengan beragam seluncuran, kamu juga bisa menyusuri aquarium, berenang bersama ikan pari bahkan bertemu hiu. Mengunjungi tempat wisata Singapura untuk anak ini harus masuk dalam itinerary liburan kamu.

Lokasi: Resort World Sentosa, 8 Sentosa Gateway, Singapore
Jam buka: Setiap hari, 10.00 – 18.00
Harga tiket: Mulai dari 24 SGD.

8. Menyusuri dunia baru yang luar biasa – Jewel Changi Airport
Setibanya di Singapura melalui bandara Internasional Changi, kamu bisa langsung menuju ke Jewel. Tidak hanya bisa menikmati air terjun indoor Rain Vortex yang luar biasa keren, banyak juga taman bermain ramah anak di sini.

Selain menyajikan hutan Shiseido Forrest Valley, taman indoor terbesar di Asia, yang menjadi rumah bagi 3,000 jenis pohon dan 120 spesies semak belukar, kamu juga menyusuri Canopy Park, yang didalamnya terdapat Canopy Bridge, Canopy Mazes, Sky Nets, Discovery Slides dan Foggy Bowls, yang menawarkan sensasi bermain di atas awan. Masih banyak lagi hal lain yang bisa kamu lakukan bersama si kecil di sini, lho!

Lokasi: Changi Singapore, 78 Airport Boulevard, Singapore
Jam buka: Setiap hari, 24 jam
Harga tiket: Gratis

1 2 3 4 5 22